Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Harmoni Manusia dan Alam dalam Inovasi Ramah Lingkungan: Pemanfaatan Limbah Kulit Jeruk Nipis dan Daun Kemangi sebagai Lilin Aromaterapi Alyahana Saphira; Tivany Alkaira S; Siti Nur Shabrina
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2283

Abstract

Pemanfaatan bahan alam dan limbah organik sebagai produk kesehatan dan kebersihan merupakan pendekatan strategis dalam mendukung kesehatan holistik dan keberlanjutan lingkungan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa tanaman aromatik seperti kemangi, sereh, jeruk nipis, pala, kayu manis, serta limbah organik seperti minyak jelantah, kulit jeruk, ampas kopi, wortel, dan bunga melati memiliki potensi bioaktif yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai guna, seperti lilin aromaterapi, hand sanitizer, sabun, lulur, dan eco-enzyme. Studi-studi tersebut menekankan aspek formulasi, uji fisik, stabilitas, aktivitas antibakteri, serta kandungan fitokimia sebagai dasar ilmiah pemanfaatannya. Selain memberikan manfaat kesehatan fisik dan psikologis melalui efek relaksasi dan antimikroba, inovasi berbasis bahan alami ini juga berkontribusi terhadap pengurangan limbah, peningkatan kesadaran lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pelatihan dan pengabdian. Dengan pendekatan interdisipliner yang mengintegrasikan kesehatan, lingkungan, dan sosial-ekonomi, pemanfaatan sumber daya lokal ini berpotensi menjadi model keberlanjutan yang aplikatif dan kontekstual. Oleh karena itu, pengembangan produk berbasis bahan alam dan limbah tidak hanya relevan dari sisi ilmiah, tetapi juga memiliki implikasi praktis yang signifikan bagi masyarakat dalam mendukung gaya hidup sehat dan berkelanjutan.
Kearifan Alam dalam Perawatan Manusia: Pemanfaatan Wedang Jahe untuk Meredakan Nyeri Kayyisa Azkiya M; Siti Nur Shabrina
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2381

Abstract

Artikel ini mengkaji pemanfaatan wedang jahe sebagai bentuk kearifan alam dalam perawatan manusia, khususnya dalam meredakan nyeri. Tujuan kajian ini adalah untuk menganalisis konsep nyeri, mekanisme respons tubuh terhadap terapi alami, serta posisi wedang jahe dalam tradisi pengobatan masyarakat Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui teknik internet searching terhadap buku, jurnal ilmiah, dan sumber tepercaya yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa wedang jahe mengandung senyawa bioaktif seperti gingerol, shogaol, dan zingerone yang memiliki efek antiinflamasi, analgesik, dan antioksidan, sehingga efektif membantu menurunkan intensitas nyeri, baik nyeri otot, sendi, maupun nyeri inflamasi lainnya. Selain aspek biologis, wedang jahe juga memberikan efek psikologis berupa rasa hangat dan relaksasi yang mendukung kesehatan holistik. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa wedang jahe berpotensi menjadi terapi komplementer yang aman, terjangkau, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat pelestarian pengetahuan lokal dan relasi harmonis antara manusia dan alam.