Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG MAGGOT BSF TERHADAP PERTAMBAHAN BOBOT BADAN, KONVERSI PAKAN, PALATABILITAS DAN MORTALITAS BURUNG PUYUH FASE GROWER Wida Nurnaningsih; Sari Eko Tuswati; Tri Sukmaningsih
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 7 No 3 (2025): ANGON: Journal of Animal Science and Technology
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penambahan tepung maggot Black Soldier Fly (BSF) dalam pakan terhadap performa pertumbuhan, palatabilitas, dan mortalitas burung puyuh (Coturnix-coturnix japonica) fase grower hingga layer. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan dosis tepung maggot: P0 (0%), P1 (8%), P2 (16%), dan P3 (24%), dengan lima ulangan untuk setiap perlakuan. Parameter yang diamati meliputi pertambahan bobot badan (PBB), konversi pakan (Feed Conversion Ratio/FCR), palatabilitas, dan angka mortalitas. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa penambahan tepung maggot BSF berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap peningkatan PBB dan penurunan nilai FCR, di mana level 8% sudah memberikan hasil yang optimal secara signifikan. Pada parameter palatabilitas, terjadi penurunan yang sangat nyata (P<0,01) pada fase grower akibat proses adaptasi, namun tidak berpengaruh nyata pada fase layer. Sementara itu, angka mortalitas tetap rendah (0-3,33%) dan tidak menunjukkan perbedaan nyata antar perlakuan (P>0,05), mengindikasikan bahwa tepung maggot aman digunakan hingga level 24%. Kesimpulannya, penambahan tepung maggot BSF sebesar 8% merupakan dosis paling efektif untuk meningkatkan produktivitas puyuh dengan efisiensi pakan yang lebih baik.