Andri Cahyo Kumoro
Program Studi Program Profesi Insinyur, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275 Departemen Teknik Kimia Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, SH, Kampus UNDIP Tembalang, Semarang, Ind

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Pengaruh Penambahan Komposisi Nano Hidroksiapatit pada Campuran Polylactide dan Poly Ɛ-Caprolactone terhadap Laju Degradasi Fiksasi Internal Pelat Tulang Solechan Solechan; Andri Cahyo Kumoro; Sumardi Sumardi; Agus Suprihanto; Sulardjaka Sulardjaka
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 3, No 3 (2025): JPII:
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2025.26858

Abstract

Pemulihan patah tulang menggunakan fiksasi internal pelat yang berfungsi mempertahankan pengurangan retak selama penyembuhan tulang. Fiksasi internal pelat direkomendasikan bersifat biodegradasi secara biologis yang terbuat dari biokomposit polylactide/poly ɛ-caprolactone/nano hidroksiapatit (PLA/PCL/nHA). Material ini memiliki kekuatan mekanik tinggi, namun susah mengontrol waktu laju degradasi. Tujuan penelitian ini menciptakan fiksasi internal pelat dari biokomposit PLA/PCL/nHA dengan laju degradasi dapat diprediksi. Metode pembuatan spesimen dengan Cold Isostatic Pressing (CIP) dengan variasi penambahan persentase komposisi nHA. Tekanan kompaksi 40 MPa, temperatur sintering 150°C dan waktu penahanan 3 jam. Bertambahnya komposisi nHA mempercepat laju degradasi dan hilangnya berat spesimen. Penambahan komposisi nHA semakin besar untuk erosi permukaan semakin tinggi. Hasil ini untuk rencana implementasi spesimen pada tingkatan umur pasien. Spesimen penambahan 10wt% nHA untuk pasien di atas umur 50 tahun atau lansia. Spesimen penambahan 20wt% nHA untuk pasien dewasa, sedangkan spesimen penambahan 30wt% nHA untuk pasien bayi dan anak-anak. Kata kunci: degradasi, fiksasi, pelat, nano hidroksiapatit, tulang