Implementasi Kurikulum Merdeka pada Madrasah Ibtidaiyah menghadirkan berbagai tantangan, khususnya terkait kesiapan manajerial lembaga dan kemampuan adaptasi pedagogis guru dalam menerjemahkan kebijakan kurikulum ke dalam praktik pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajerial madrasah, bentuk adaptasi pedagogis guru, serta sinergi keduanya dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka pada jenjang Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala madrasah, guru, dan tim manajemen akademik yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data, dengan pengujian keabsahan melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan manajerial madrasah diwujudkan melalui perencanaan akademik, supervisi pembelajaran, penyediaan fasilitas, serta program pengembangan profesional guru. Sementara itu, guru menunjukkan kemampuan adaptasi pedagogis melalui penerapan pembelajaran berbasis proyek, asesmen autentik, serta strategi pembelajaran yang kontekstual dan partisipatif. Penelitian ini juga menemukan bahwa sinergi antara manajemen madrasah dan guru membentuk lingkungan pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan mendukung pengembangan kompetensi peserta didik secara holistik. Temuan penelitian menegaskan bahwa keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka pada Madrasah Ibtidaiyah sangat dipengaruhi oleh keterpaduan antara kepemimpinan manajerial dan kompetensi pedagogis guru.