Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementing Communication Networks in Developing the Smart Tourism Village of Dieng Wonosobo Rialdo Rezeky Manogari Lumban Toruan; Yos Horta Meliala; Eni Kardi Wiyati
Nyimak: Journal of Communication Vol. 10 No. 1 (2026): Nyimak: Journal of Communication
Publisher : Faculty of Social and Political Science, Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/nyimak.v10i1.15195

Abstract

Various tourist destinations in Indonesia are developing their potential as Smart Tourism Villages. One successful case is the Dieng Wonosobo area, achieved through strengthening communication networks and collaboration among tourism actors. This study aims to identify actor relationships and roles in developing the Dieng Wonosobo Smart Tourism Village and to explore the process of information and knowledge transfer within the tourism network. A descriptive qualitative approach was applied using Communication Network Theory and the Social Network Analysis (SNA) method by Wasserman and Faust. Data were collected through in-depth interviews and focus group discussions with the Wonosobo Tourism and Culture Office, tourism businesses, the Wonosobo Tour Guide Association, and community organizations. The findings show that the communication network built by the Tourism Office and tourism stakeholders is highly structured and collaborative, extending to the village level. The use of digital technology and improved accessibility are key factors in the Smart Tourism Village’s success. These findings highlight that an effective communication network structure strengthens the active roles of stakeholders in shaping an adaptive and sustainable tourism system.Keywords: Communication network, smart tourism village, collaborative tourism ABSTRAKBerbagai kawasan wisata di Indonesia berupaya mengembangkan potensi yang dimiliki sebagai Smart Tourism Village (Desa Wisata Cerdas). Salah satu yang berhasil sebagai Smart Tourism Village di Indonesia yaitu kawasan Dieng Wonosobo, melalui penguatan jaringan komunikasi dan penggunaan saluran antar aktor penggerak pariwisata. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi hubungan aktor dan perannya dalam pengembangan Desa Wisata Cerdas di Dieng Wonosobo dan mengidentifikasi proses transfer informasi dan pengetahuan dalam jejaring aktor penggerak pariwisata di Dieng Wonosbo. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan dengan teori Jaringan Komunikasi dengan metode analisis Social Networking Analysis persfektif Wasserman dan Faust, data diperoleh melalui wawancara mendalam, FGD, dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo, pelaku usaha dan penggiat pariwisata (Himpunan Pramuwisata Wonosobo) serta komunitas pariwisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jaringan komunikasi yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Wonosobo dengan aktor penggerak pariwisata sangat massif melalui kolaborasi dan penguatan peran aktor sampai ke tingkat desa. Secara struktur, komunikasi yang dilakukan sangat terpola sehingga mampu menghasilkan jaringan komunikasi. Smart Tourism Village di Dieng Wonosobo berhasil karena penggunaan teknologi dan aksesibilitas wisata dengan melibatkan para aktor pariwisata. Temuan ini menunjukkan bahwa struktur jaringan komunikasi memperkuat adanya peran pihak yang aktif dalam membentuk sistem.Kata Kunci: Jaringan komunikasi, desa wisata cerdas, pariwisata kolaboratif