Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Effectiveness Of Using A Combination Of Ginger And Honey Herbal Medicine To Reduce Productive Cough In Young Adults Zuriani Rizki; Rezqiqah Aulia Rahmat; Halbina Famung Halmar
International Journal of Health Sciences Vol. 3 No. 4 (2025): IJHS : International Journal of Health Sciences
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/ijhs.v3i4.948

Abstract

A productive cough is a common respiratory complaint among young adults and can disrupt daily activities. Herbal remedies such as ginger and honey have long been trusted as an alternative therapy for cough relief due to their anti-inflammatory, antimicrobial, and expectorant effects. This study aimed to determine the effectiveness of a combination of ginger and honey in reducing productive cough in young adults. This study uses a quasi -experimental design with a one-way approach. group Pretest - posttest. The research sample consisted of 30 young adult respondents with productive cough, selected using purposive sampling technique. Cough severity was measured using a cough scale questionnaire before and after the intervention. Data analysis used the Wilcoxon test. Signed Rank Test. The results of the study showed a significant decrease in the level of productive cough after administering a combination of ginger and honey with a p value = 0.000 (<0.05). The conclusion of this study is that the combination of ginger and honey is effective in reducing productive cough in young adults.
Efektivitas Penggunaan Kelambu Berinsektisida Terhadap Penurunan Kejadian Malaria Pada Anak: Effectiveness of Insecticide-Treated Bed Nets in Reducing the Incidence of Malaria Among Children Zuriani Rizki; Rahmat Pannyiwi
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 5 No 1 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (November)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v5i1.1794

Abstract

Malaria masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat terutama di wilayah yang memiliki kondisi lingkungan sesuai dengan habitat nyamuk Anopheles. Anak merupakan kelompok yang rentan mengalami malaria sehingga diperlukan upaya pencegahan yang efektif dan dapat diterapkan secara berkelanjutan di tingkat keluarga. Salah satu metode pencegahan malaria adalah penggunaan kelambu berinsektisida saat tidur. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penggunaan kelambu berinsektisida terhadap kejadian malaria pada anak. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pretest-posttest dengan kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Penelitian dilaksanakan pada salah satu wilayah pelayanan kesehatan di daerah endemis malaria selama Mei–Juli 2026. Sampel terdiri dari 88 anak yang dibagi menjadi kelompok intervensi sebanyak 44 anak dan kelompok kontrol sebanyak 44 anak. Kelompok intervensi memperoleh kelambu berinsektisida dan edukasi penggunaan yang benar, sedangkan kelompok kontrol memperoleh edukasi pencegahan malaria tanpa pemberian kelambu sebagai intervensi penelitian. Kejadian malaria dipantau berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan diagnostik sesuai prosedur pelayanan kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode pemantauan, kejadian malaria pada kelompok intervensi sebanyak 6 anak (13,6%), sedangkan pada kelompok kontrol sebanyak 14 anak (31,8%). Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan kejadian malaria antara kedua kelompok (p=0,047). Penggunaan kelambu berinsektisida disertai edukasi penggunaan yang tepat dapat menjadi salah satu komponen strategi pencegahan malaria pada anak, terutama apabila digunakan secara konsisten dan dikombinasikan dengan upaya pengendalian vektor lainnya