Sri Hartini
Universitas Sanz Magnatya Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Rumah Sehat dengan Kejadian ISPA pada Bayi yang Menyusu di Wilayah Puskesmas Talang Betutu Kota Palembang Sri Hartini; Rima Septiani; Yunita Eliyani
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v5i1.280

Abstract

Latar Belakang: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas pada bayi, terutama pada bayi yang masih menyusui. Faktor lingkungan, seperti debu, ventilasi yang buruk, asap rokok, dan kepadatan hunian, dapat meningkatkan risiko kejadian ISPA pada bayi. Rumah sehat, yang mengacu pada kondisi hunian yang memenuhi standar kesehatan, diyakini dapat berperan dalam pencegahan ISPA pada bayi. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengkaji hubungan rumah sehat dengan kejadian penyakit ISPA pada bayi yang menyusu. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah bayi yang berkunjung atau berobat pada bulan April- Mei tahun 2024 dengan sampel sebanyak 30 responden. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan orangtua mengenai kondisi rumah dan catatan medis bayi terkait kejadian ISPA. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik chi-square untuk melihat hubungan antara variabel-variabel rumah sehat dengan kejadian ISPA. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara debu (p=0,002), ventilasi (p=0,009), asap rokok (p=0,026), dan kepadatan hunian (p=0,024) dengan kejadian ISPA pada bayi yang menyusui. Faktor-faktor tersebut berperan penting dalam meningkatkan risiko ISPA pada bayi di wilayah tersebut. Kesimpulan: Kondisi rumah yang tidak memenuhi standar sehat, seperti adanya debu, ventilasi yang buruk, paparan asap rokok, dan kepadatan hunian yang tinggi, dapat meningkatkan risiko kejadian ISPA pada bayi yang masih menyusui. Oleh karena itu, upaya peningkatan kondisi rumah sehat perlu dilakukan untuk menurunkan kejadian ISPA pada bayi.