Devi Savitri Effendy
Magister Kesehata masyarakat, Universitas Halu Oleo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Program PMT Lokal Terhadap Perubahan Z-Score BB/U Balita Nur Afifah; Devi Savitri Effendy; Asriati
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v5i1.294

Abstract

Latar Belakang: Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan status gizi balita, terutama di daerah pesisir. Namun, efektivitasnya terhadap peningkatan Z-score berat badan per umur (BB/U) masih perlu dievaluasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh PMT berbasis pangan lokal terhadap perubahan Z-score BB/U balita serta hubungannya dengan kepatuhan konsumsi dan asupan energi dan protein. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan sampel 86 balita berusia 12–59 bulan. Data Z-score BB/U dikumpulkan sebelum dan sesudah intervensi. Kepatuhan konsumsi PMT serta asupan energi dan protein harian dicatat. Analisis statistik nonparametrik dilakukan menggunakan uji Wilcoxon, Mann–Whitney, dan korelasi Spearman. Hasil: Sebagian besar balita menunjukkan peningkatan Z-score BB/U setelah intervensi, namun perbedaan ini tidak signifikan secara statistik (Z = −1,096; p = 0,273). Tidak terdapat perbedaan bermakna pada perubahan Z-score BB/U berdasarkan kepatuhan konsumsi PMT (U = 772,5; p = 0,114). Korelasi Spearman menunjukkan hubungan negatif lemah antara asupan energi dan perubahan Z-score BB/U (r = −0,246; p = 0,022), sedangkan asupan protein tidak berhubungan dengan perubahan Z-score (r = 0,004; p = 0,969). Kesimpulan: PMT berbasis pangan lokal cenderung meningkatkan status gizi balita secara deskriptif, tetapi efektivitasnya dipengaruhi oleh durasi intervensi, kepatuhan konsumsi, kualitas asupan rumah tangga, dan faktor kesehatan serta sosial ekonomi. Disarankan agar PMT diberikan dalam durasi lebih panjang, disertai edukasi gizi, pemantauan konsumsi, dan perbaikan pola makan keluarga untuk meningkatkan dampak pada status gizi balita.