This Author published in this journals
All Journal Elektrika Borneo
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PENINGKATAN TINGKAT KANDUNGAN DALAM NEGERI PADA PRODUK REVERSE ENGINEERING MENGGUNAKAN METODE AHP DAN QFD: STUDI KASUS GRAB BUCKET SHIP UNLOADER PLN PUSHARLIS Mhammad Choerul Umar; Zainal Arifin; Ahmad Mamba Udin
Elektrika Borneo Vol 12, No 1 (2026): Elektrika Borneo Edisi April
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eb.v12i1.7048

Abstract

PLN Pusharlis UP2W VI Surabaya, sebagai salah satu unit penunjang PT PLN (Persero), telah mengembangkan produk unggulan manufaktur Grab Bucket Ship Unloader (GBSU) Type Scissor 30 Ton melalui proses reverse engineering. Untuk mendukung perusahaan dalam meningkatkan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) di lingkungan PT PLN (Persero), PLN Pusharlis berkomitmen untuk terus meningkatkan nilai TKDN dari setiap produk yang diproduksinya, sebagaimana dibuktikan oleh sertifikasi TKDN yang dikeluarkan oleh lembaga yang berwenang. Analytical Hierarchy Process (AHP) digunakan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang berkontribusi terhadap rendahnya nilai TKDN dalam proses produksi berbasis reverse engineering pada produk GBSU, sedangkan metode Quality Function Deployment (QFD) digunakan untuk menentukan respons teknis dan tingkat prioritasnya untuk mengembangkan rencana strategis untuk meningkatkan nilai TKDN komponen GBSU, yang dimodelkan melalui House of Quality (HOQ). Sepuluh kriteria "Voice of Customer" digunakan untuk mendapatkan respons teknis, menghasilkan dua puluh satu respons teknis yang diprioritaskan yang dikonversi menjadi target perbaikan dalam HOQ. Temuan ini menunjukkan potensi peningkatan TKDN sebesar 73,87%. Berdasarkan respons teknis yang diprioritaskan, nilai TKDN diproyeksikan meningkat dari 26,13% menjadi 63,26%, yang menunjukkan peningkatan sebesar 37,17%.