Muhammad Reza Mahendra
Yayasan Insan Mulia PAMA SMM Kalimantan Tengah

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendekatan Sosiologis dalam Pengembangan Kurikulum PAI untuk Mencegah Tawuran Pelajar Muhammad Reza Mahendra
Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora (JHUSUM) Vol. 1 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Darul Faizin Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67755/jhusum.v1i1.226

Abstract

Fenomena tawuran pelajar masih menjadi persoalan serius dalam dunia pendidikan Indonesia karena mencerminkan lemahnya internalisasi nilai sosial dan karakter peserta didik dalam lingkungan sekolah. Kondisi ini menunjukkan perlunya pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam yang lebih adaptif terhadap realitas sosial peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis relevansi pendekatan sosiologis dalam pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam sebagai strategi preventif untuk mencegah tawuran pelajar. Topik ini dipilih karena meningkatnya kompleksitas persoalan sosial remaja yang menuntut pembelajaran agama tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga pada pembentukan kesadaran sosial dan kemampuan menyelesaikan konflik secara damai. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kepustakaan melalui analisis berbagai artikel ilmiah, buku akademik, dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan sosiologis dapat diimplementasikan melalui integrasi nilai toleransi, rekonsiliasi, musyawarah, pembelajaran kontekstual berbasis kasus sosial, kegiatan kolaboratif, serta evaluasi autentik yang menekankan perilaku sosial peserta didik. Pendekatan ini terbukti mampu memperkuat karakter sosial dan membangun budaya damai di lingkungan sekolah. Dengan demikian, pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam berbasis pendekatan sosiologis menjadi solusi strategis dalam upaya pencegahan tawuran pelajar secara berkelanjutan.