This Author published in this journals
All Journal JURNAL TEKNIK MESIN
Ray Timotius Silalahi
Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS STRUKTUR UNDERFRAME DUMP TRUCK KAPASITAS 32 TON DENGAN MENGGUNAKAN FINITE ELEMENT METHOD Ray Timotius Silalahi; Djoeli Satrijo; Ojo Kurdi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 4 (2024): VOLUME 12, NOMOR 4, OKTOBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportasi merupakan hal penting dalam kehidupan manusia sehari-hari. Dengan adanya transportasi, pekerjaan manusia menjadi sangat terbantu. Mulai dari perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya dan juga memindahkan barang dapat dengan efisien dilakukan karena adanya transportasi. Bisa dikatakan, kehadiran transportasi dapat membantu bisnis dan juga kelancaran roda ekonomi. Salah satu contoh dari transportasi adalah truk. Komponen yang sangat penting dalam kendaraan adalah sasis. Sasis berfungsi sebagai penopang komponen truk serta menyokong beban dari kendaraan. Sasis biasanya terbuat dari material besi atau baja yang telah didesain khusus sehingga mampu menahan beban yang diterima dan dapat memenuhi segala kebutuhan seperti keamanan dan ketahanan truk itu sendiri. Sasis didesain khusus untuk mampu menahan beban yang ada pada truk, yang mana tegangan akan terjadi pada saat truk dibebani oleh beban truk itu sendiri ataupun saat mendapat beban tambahan dari muatan. Karena sasis berperan penting dalam kendaraan, maka harus dipastikan sasis memiliki struktur yang kuat. Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakukan analisis pada sasis dump truck untuk memastikan kualitas dari strukturnya. Hasil dari simulasi statis yang dilakukan pada sasis dump truck, didapatkan nilai tegangan von-mises sebesar 195,53 MPa untuk pembebanan vertikal, 195,6 MPa untuk pembebanan lateral, 197,51 MPa untuk pembebanan gaya dorong, 139,78 MPa untuk pembebanan pengereman, 221,24 MPa untuk pembebanan masuk lubang, 227,23 MPa untuk pembebanan dua roda masuk lubang, dan 312,36 MPa untuk pembebanan kombinasi. Hasil ini masih tergolong aman karena jauh dibawah kekuatan luluh atau yield strength yang memiliki nilai 620,4 MPa.