Keisha Maia Almira
Universitas Negeri Islam Sunan Ampel Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN ORGANISASI MASYARAKAT DALAM PENINGKATAN PEMBERDAYAAN DI DESA TANGGUL KECAMATAN WONOAYU SIDOARJO DALAM PERSPEKTIF ISLAM Indira Putri Hemas; Jihan Nur Fadhilah Romadhona; Keisha Maia Almira; Mohammad Dliyaul Muflihin
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Sipissangngi Volume 5, Nomor 2, Juni 2025
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v5i2.6199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran organisasi kemasyarakatan dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang berlandaskan pada nilai-nilai Islam di Desa Tanggul, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo. Kajian difokuskan pada tiga aspek utama, yaitu: efektivitas peran Karang Taruna dalam pemberdayaan pemuda, keterlibatan masyarakat dalam aktivitas sosial desa, serta kontribusi kelompok ibu-ibu PKK dalam memperkuat kapasitas keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Karang Taruna belum menunjukkan peran yang optimal dan kurang melibatkan pemuda secara aktif, sementara organisasi keagamaan pelajar tampak lebih aktif dan progresif. Partisipasi masyarakat dewasa dalam kegiatan sosial desa tergolong tinggi, meskipun belum menjangkau aspek-aspek strategis dalam perencanaan pembangunan desa. Di sisi lain, PKK memiliki peran yang cukup besar dalam meningkatkan keterampilan domestik serta kesadaran akan pentingnya kesehatan keluarga. Nilai-nilai Islam seperti amanah, musyawarah, dan ukhuwah terbukti menjadi landasan moral yang kuat dalam pembentukan karakter SDM. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan SDM tidak dapat hanya mengandalkan pendekatan teknis semata, melainkan perlu disertai dengan proses internalisasi nilai-nilai Islam secara sistematis. Implikasi praktis dari temuan ini mencakup perlunya revitalisasi peran Karang Taruna, peningkatan keterlibatan pemuda, serta penguatan program PKK yang disesuaikan dengan kebutuhan local.