Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

DIVERSITAS GENDER, ESG, DAN KINERJA PERUSAHAAN Ranty Anindyastri; Tastaftiyan Risfandy
MANAJEMEN DEWANTARA Vol 9 No 2 (2025): MANAJEMEN DEWANTARA
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/md.v9i2.20327

Abstract

Purpose: This study investigates the influence of board gender diversity on firm performance, mediated by ESG performance. It focuses on manufacturing firms in Indonesia, where sustainable practices and inclusive governance are increasingly relevant. Methodology: Using panel data from 27 manufacturing firms that listed on the Indonesia Stock Exchange during 2015–2023 (243 firm-year observations), this study measures gender diversity by the percentage of female board members, ESG performance by ESG scores, and firm performance by Return on Assets (ROA). Panel regression analysis is conducted with EViews 13, including a Sobel test to examine mediation effects. Findings: The results reveal that gender diversity positively affects ESG performance. Both gender diversity and ESG performance significantly enhance firm performance. Moreover, ESG performance partially mediates the relationship between gender diversity and firm performance. These findings highlight the strategic value of gender-inclusive boards in driving sustainability and profitability.
Memanfaatkan Media Sosial Untuk Pemasaran Digital Di UMKM Binaan OK OCE Indonesia Tarysha Aulya Putri Rany; Bimo Saktiawan; Trisninik Ratih Wulandari; Tastaftiyan Risfandy
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 13, No 2 (2024): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v13i2.87587

Abstract

Di tengah persaingan para pebisnis menggunakan Instagram sebagai wadah promosinya, masih banyak pemilik bisnis lain yang belum bisa menggunakan media sosial Instagram secara baik salah satunya UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah). Maka dari itu, latar belakang dari kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk membantu para UMKM terlebih yang terdampak pandemi Covid-19 untuk bisa menggunakan fitur-fitur pada Instagram secara efektif dalam memasarkan produk penjualannya dengan mengikuti kegiatan pendampingan yang dilakukan selama empat bulan. Pada proses kegiatan ini, objek yang akan diambil adalah beberapa UMKM yang berlokasi di Pulau Jawa dan mitra yang merupakan anggota binaan OK OCE Indonesia. Kami membagi kegiatan ke dalam tiga tahap yaitu sebelum pendampingan, saat pendampingan, dan setelah dilakukan pendampingan. Hasil dari pendampingan yang dilakukan terhadap masing-masing UMKM terkait dengan penggunaan Instagram sebagai tempat memasarkan produknya, mengalami progress yang signifikan terlebih dalam mengelola akun Instagram dan memanfaatkan fitur-fitur yang ada. Ini dibuktikan dimana UMKM binaan yang telah diberikan pendampingan atau treatment mengalami kenaikan followers Instagram dan komentar positif. Harapan ke depan, kegiatan pendampingan semacam ini dapat dilakukan secara rutin bisa tahunan ataupun bulanan. Sehingga UMKM dapat terbuka dengan teknologi baru dan tren yang sedang terjadi demi mendukung keberlangsungan kemajuan UMKM Indonesia. Kata kunci: Media Sosial, Pemasaran Digital, UMKM, Pengabdian
How does equity financing impact non-performing financing? Evidence from Indonesia Sophis Listy Melati; Tastaftiyan Risfandy; Desti Indah Pratiwi; Deny Dwi Hartomo
Global Review of Islamic Economics and Business Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business, State Islamic University Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/grieb.2024.122-02

Abstract

This study aims to investigate the impact of equity financing on non-performing financing (NPF) in Islamic commercial banks in Indonesia. To address this issue, we conducted a panel data regression analysis on 12 Islamic commercial banks in Indonesia from 2010 to 2022. The finding of this study suggests that an increase in equity financing is associated with a lower NPF ratio of Islamic banks. While it is theoretically argued that Islamic banks’ equity financing may be associated with higher risk, our empirical evidence indicates the opposite, suggesting an improved risk profile. Indonesia presents a favorable environment for the application of equity financing for Islamic banks because large Islamic banks in Indonesia are often government-owned, which can lead to“safe” loan portfolios and strong loan repayment. Indonesia is also considered a religious country, creating a suitable environment for mudarabah and musharakah financing. Our findings suggest that Islamic banks in Indonesia should consider offering more equity financing, particularly for low-risk projects, such as those initiated by the governments.