Sulistia
Universitas Negeri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Struktur Modal Terhadap Profitabiltas Pada Perusahaan Sektor Pertambangan Sub Batubara yang Terdaftar BEI Periode 2021-2023 Sulistia; Hariany Idris; Samirah Dunakhir
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 17 No. 3 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v17i3.1480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Debt to Asset Ratio terhadap Return on Asset pada perusa­haan pertambangan sub batubara yang terdaftar di BEI periode 2021-2023, menganalisis pengaruh Debt to Equity Ratio terhadap Return on Asset pada perusahaan pertam­bangan sub batubara yang terdaftar di BEI periode 2021-2023, menganalisis pengaruh Debt to Asset Ratio dan Debt to Equity Ratio secara simultan terhadap Return On Asset pada perusahaan pertambangan batubara yang terdaftar di BEI periode 2021-2023. Populasi penelitian ini adalah perusahaan subsektor batubara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sebanyak 30 perusahaan, sedangkan sampel peneli­tian sebanyak 15 perusahaan yang dipilih dengan tek­nik purposive sampling. Analisis data meng­guna­kan anali­sis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Struktur modal Debt to Asset Ratio berpengaruh negatif signifikan terhadap Profita­bilitas (Return on Asset), Sruktur modal Debt to Equity Ratio berpengaruh positif signifikan terhadap profi­ta­bilitas, serta secara simultan Debt to Asset Ratio dan Debt to Equity Ratio berpengaruh signifikan terhadap Profitabi­litas (Return on Asset). Hal ini menun­juk­kan bahwa struktur modal sangat memengaruhi kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba. Tingginya DAR menurunkan profita­bilitas karena beban utang yang besar, sementara DER yang dikelola dengan baik justru mening­katkan profitabilitas. Secara keseluruhan, perusa­haan perlu menyeimbangkan penggunaan utang agar kinerja keuangan tetap optimal.