Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan menganalisis partisipasi karyawan dalam program English Class di The Jayakarta Hotel & Spa Yogyakarta. Kajian difokuskan pada faktor motivation to learn, organizational support, trainee readiness, dan prior experiences untuk memahami alasan karyawan hadir, tidak hadir, atau belum aktif mengikuti pelatihan. Desain/metodologi: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus tunggal. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi pelaksanaan pelatihan, dan dokumentasi jadwal serta kehadiran. Informan dipilih secara purposive, terdiri atas Human Resources Manager, Training Manager, dan tiga karyawan operasional. Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi karyawan belum optimal dan tidak merata. Motivasi tertinggi muncul pada posisi yang sering berhadapan dengan tamu asing, sedangkan hambatan utama berasal dari jadwal pukul 15.00 WIB yang bertepatan dengan peralihan shift, kelelahan fisik, rendahnya kepercayaan diri, dan belum kuatnya reward-punishment. Keterbatasan Penelitian: Penelitian ini terbatas pada satu hotel dan lima informan sehingga temuannya bersifat kontekstual. Meskipun demikian, hasilnya berguna bagi manajemen hotel, praktisi sumber daya manusia, dan akademisi perhotelan untuk menyusun program pelatihan bahasa yang lebih adaptif terhadap ritme kerja operasional. Kebaruan: Kebaruan penelitian terletak pada pemaknaan partisipasi pelatihan bahasa Inggris sebagai persoalan sosial-organisasional, bukan sekadar kehadiran kelas. Studi ini menghubungkan motivasi, dukungan organisasi, kesiapan peserta, dan pengalaman kerja harian untuk menjelaskan dinamika belajar karyawan hotel berbintang.