Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Role of National Resilience in Maintaining State Stability in the Transformation of Global Society Aditya Nur Pratama; Afif Raihan Putra Purnama
Kawakib: Journal of Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Konsultan Jurnal Ilmiah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63738/kawakib.v2i2.35

Abstract

The transformation of global society triggered by the development of digital technology, geopolitical changes, and increasing interdependence between countries has created various multidimensional threats to national stability. National resilience no longer relies solely on military strength, but demands synergy between ideological strength, quality of human resources, digital literacy, technological capabilities, and the effectiveness of the state apparatus in maintaining security and order. This study aims to analyze how national resilience plays a role in maintaining national stability in the era of global societal transformation by reviewing the contributions of ideology, technology, human resources, law, and digital security factors. The method used is a literature review by examining scientific articles published between 2020 and 2025 through Google Scholar, Garuda, DOAJ, and CrossRef. The results of the analysis show that national resilience is significantly influenced by the state's ability to manage digital challenges such as cyberattacks, disinformation, and the decline of national identity, as well as global dynamics such as geopolitical competition and global economic pressures. Strengthening Pancasila values, digital literacy of the younger generation, defense modernization, adaptation of legal policies, and increasing the capacity of the apparatus are determining factors in maintaining national stability. This study concludes that national resilience must be built through a multidimensional, adaptive, integrative, and long-term approach to enable Indonesia to sustainably address global change.
PEMANFAATAN DRUM BEKAS SEBAGAI ALAT PEMBAKAR SAMPAH RENDAH EMISI UNTUK MENDUKUNG PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT Ajeng Dita Pramesti Wahyudi; Muhammad Aditia Pratama; Adrian Setyo Aji Wibowo; Fitria Putri Wardanti; Warih Indriya Pasya; Anggita Ramadhani; Asa Kosawa; Clarissa Kayla; Silky Roudhotus Sa’adah; Afif Raihan Putra Purnama
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 9 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah masih menjadi persoalan lingkungan akibat kurang optimalnya pengelolaan dan masih adanya kebiasaan pembakaran sampah secara terbuka. Pembakaran terbuka dapat menghasilkan asap dalam jumlah besar dan mengganggu lingkungan sekitar sehingga, program kerja ini bertujuan menghasilkan alat pembakar sampah sederhana dengan memanfaatkan drum bekas oli atau minyak sekaligus mengurangi pembakaran sampah secara terbuka. Metode pelaksanaan meliputi persiapan dan pembersihan drum, pemotongan drum menjadi dua bagian, pembuatan lubang udara, perakitan, dan pengujian alat. Alat dirancang menggunakan sistem dua lapis, dengan bagian dalam sebagai ruang pembakaran dan bagian luar sebagai pelindung yang membentuk rongga udara. Lubang pada bagian luar berfungsi sebagai jalur masuk udara untuk membantu mengoptimalkan proses pembakaran dan mengurangi asap. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa drum bekas dapat dimanfaatkan menjadi alat pembakar sampah dengan sistem pembakaran yang lebih terarah. Kegiatan ini juga meningkatkan keterampilan dalam pemanfaatan barang bekas dan kesadaran terhadap pengelolaan sampah yang lebih baik.