Harianingsih Harianingsih
Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pembelajaran berdiferensiasi untuk siswa berkebutuhan khusus slow learner di sekolah dasar Ijah Mulyati; Tri Joko Raharjo; Harianingsih Harianingsih
Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 6 (2025): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v13i6.110790

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pendekatan yang menekankan pada penyesuaian strategi, metode, dan materi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan, minat, serta kemampuan peserta didik. Penerapannya menjadi sangat penting dalam konteks pendidikan inklusif, khususnya bagi siswa berkebutuhan khusus dengan kategori slow learner. Siswa slow learner umumnya mengalami hambatan dalam memahami materi secara cepat, kesulitan dalam konsentrasi, dan membutuhkan waktu lebih lama dalam menyelesaikan tugas akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pembelajaran berdiferensiasi yang diterapkan di SD Negeri Salem 05 guna meningkatkan efektivitas pembelajaran bagi siswa slow learner. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap berbagai hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan konteks dan karakteristik siswa lamban belajar. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi efektif meliputi: modifikasi materi dan metode pembelajaran, penggunaan media konkret dan visual, akomodasi waktu dan penilaian, serta pengelolaan lingkungan belajar yang kondusif. Selain itu, kolaborasi antara guru kelas, guru pendamping khusus, dan orang tua sangat berperan dalam mendukung proses pembelajaran. Penerapan strategi pembelajaran berdiferensiasi secara tepat dapat membantu siswa slow learner dalam memahami materi pelajaran, meningkatkan kepercayaan diri, serta mencapai tujuan belajar secara optimal. Oleh karena itu, guru perlu meningkatkan kompetensi dalam menerapkan pendekatan pembelajaran yang inklusif, adaptif, dan responsif terhadap keragaman peserta didik.