Sri Oktaviani Pakadang
Program Studi Pendidikan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Solidaritas Sosial pada Upacara Rambu solo' di Desa Gasing Kabupaten Tana Toraja Sri Oktaviani Pakadang; Supriadi Torro
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 6, Nomor 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pjser.v6i2.83853

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Bentuk solidaritas masyarakat pada upacara rambu solo’ di Desa Gasing, Kabupaten Tana Toraja dan 2) faktor pendorong dan faktor penghambat solidaritas sosial pada upacara rambu solo' di Desa Gasing, Kabupaten Tana Toraja. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan pendekatan deskriptif. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 7 orang yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria: masyarakat asli Desa Gasing yang menetap maupun yang merantau, 5 tahun, berusia >18 tahun, warga masyarakat yang aktif, yang ikut berpartisipasi dalam setiap tahapan pelaksanaan upacara rambu solo’. Teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengecekan keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah member check. Teknik analisis data menggunakan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa:1) Bentuk solidaritas masyarakat pada upacara rambu solo’ di Desa Gasing Kabupaten Tana Toraja yaitu a) Gotong royong/kerjasama. b) Donasi/bantuan materiil. 2)Faktor pendorong dan faktor penghambat solidaritas sosial pada upacara rambu solo’ di Desa Gasing Kabupaten Tana Toraja yaitu: a) Faktor pendorongnya meliputi ikatan kekerabatan, keinginan mempertahankan tradisi, berada pada lingkungan tempat tinggal yang sama, berada pada komunitas yang sama. b) Faktor penghambat meliputi kondisi ekonomi, perbedaan keyakinan, politik, dan kendala jarak dan waktu.