Siti Lusi Arum Sari
Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Sebelas Maret. Jl. Ir. Sutami 36A Surakarta 57126, Central Java, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat Siti Lusi Arum Sari; Pangastuti Artini; Setyaningsih Ratna; Susilowati Ari; Purwoko Tjahjadi; Muhammad Fajar Permana
PRIMA: Journal of Community Empowering and Services Vol 9, No 2 (2025): December
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/prima.v9i2.80055

Abstract

Nata de Whey Production: Solutions for Handling Cheese Waste from PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia and Community Empowerment. One of the problems faced by PT Mazaraat Lokanatura Indonesia is the abundant liquid cheese waste (whey). If not properly managed, cheese whey could be harmful to the  environment. Whey still contains a lot of milk nutrients so it can be used as a substrate for the production of nata de whey. Based on this, the purpose of this activity was to produced nata de whey from which was served as a nata-salak cocktail. This activity involves 2 partners, namely PT Mazaraat Lokanatura Indonesia and the Tegalrandu community, Srumbung, Magelang. The activity was carried out in an integrated manner with the KKN MBKM Biology Study Program, FMIPA UNS in Tegalrandu, Srumbung, Magelang. The stages of the activity were: socialization, provision of KKN students, training in making nata and cocktails, and mentoring. Training starts from whey preparation, fermentation, processing nata into cocktails, and packaging. Mentoring and monitoring activities were carried out directly by the KKN student group. Socialization and FGD with PT Mazaraat were held on June 26, 2023. Through this FGD, the management of PT. Mazaraat supports the use of whey by the community. Socialization with the Tegalrandu community were carried out in an integrated manner with the implementation of the MBKM KKN program. Before the training, KKN students had practiced making Nata and cocktails. The Tegalrandu village community was very enthusiastic about participating in the training activities for making nata de whey and nata-salak cocktails. Through this activity, A nata-salak cocktail product that may be utilized as an unique and extraordinary Tegalrandu village product was created. This activity provides an alternative solution to the waste problem of PT Mazaraat Lokanatura and opens up business opportunities for the Tegalrandu, Srumbung, Magelang community.
Budidaya Magot Black Soldier Fly di Desa Donohudan, Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah: Solusi Inovatif Permasalahan Sampah Siti Lusi Arum Sari; Amanda Lestania Diva Anjani; Anggra Puspita Astuti; Anissa Fitri; Candrastami Kirana; Diva Calista Arifin; Farida Mira Nuraini; Ferlyana Putri Maharani; Gita Tri Wijayanti; Gregorious Tirta Dewata; Jaitun Putri Eka Wulandari; Lutfi Febriliana; Muhammad Kunto Dwi Yulyanto; Priskila Natasya Rambe Purba; Qurrota A’yunin Qorina; Rindiani Fitriyanti; Zakiyyatun Nisa’ Althoofun Nabiila; Amirza Fahma Addiniyyah; Ellisabeth Praptiningtyas; Nilam Cahyawati; Ibnu Tryansar Purba
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 1 (2025): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i1.90916

Abstract

Desa Donohudan,kecamatan Ngemplak, Boyolali secara langsung  berbatasan dengan kota Surakarta sehingga menjadi salah satu area pengembangan perekonomian kota Surakarta ke arah barat. Perkembangan ekonomi berkorelasi dengan peningkatan jumlah penduduk dan berdampak pada peningkatan produksi sampah organik. Sampah organik   jika tidak dikelola dengan baik akan berdampak pada penurunan kualitas lingkungan dan kesehatan Masyarakat.   Teknologi MBSF Black Soldier Fly (MBSF) merupakan solusi inovatif untuk pengolahan sampah organik.  Selain dapat mengatasi permasalahan sampah, MBSF yang dihasilkan memiliki nilai ekonomi. Berdasarkan hal tersebut kelompok 12 KKN Universitas Sebelas Maret periode Januari-Februari 2024 melakukan kegiatan pelatihan budidaya dan pengolahan pasca panen MBSF sebagai upaya mengatasi permasalahan sampah sekaligus memberikan peluang pemberdayaan Masyarakat.Kegiatan ini dilakukan melalui beberapa tahap yaitu: persiapan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan diikuti oleh warga desa Donohudan yang tergabung dalam kelompok tani Karya Maju. Setelah penyampaian materi dan praktek bersama dalam pelatihan, warga juga melakukan praktek mandiri dengan didampingi tim KKN klp 12. Kegiatan ini berhasil mentransfer pengetahuan dan ketrampilan tentang budidaya dan pengolahan pasca panen MBSF kepada masyarakat desa Donohudan. Produk yang dihasilkan berupa tepung MBSF dalam kemasan yang diberi label merek PATEN. Tepung MBSF ini dapat dimanfaatkan sendiri sebagai bahan tambahan pakan ternak atau  dijual untuk meningkatkan pendapatan.