Herman Herman
Universitas Muhammadiyah Palangka Raya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Integrasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Pembelajaran IPS Sebagai Strategi Penguatan Karakter Siswa Di Sekolah Dasar (Studi Kasus: SD Islam Terpadu (SDIT) Muhammadiyah Palangka Raya) Herman Herman; Irvan Mahendra
Pedagogik: Jurnal Pendidikan Vol. 21 No. 1 (2026): Pedagogik: Jurnal Pendidikan
Publisher : Institute For Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pedagogik.v21i1.12927

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh memudarnya nilai-nilai karakter kebangsaan di kalangan siswa Sekolah Dasar yang ditandai dengan munculnya perilaku intoleransi, rendahnya rasa empati, melemahnya semangat gotong royong, serta kurangnya pemahaman siswa terhadap nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Studi kasus dilaksanakan di SD Islam Terpadu (SDIT) Muhammadiyah Palangka Raya sebagai sekolah berbasis Islam yang mengedepankan integrasi nilai agama dan kebangsaan dalam proses pembelajaran. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana integrasi nilai-nilai Pancasila dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dapat dijadikan sebagai strategi penguatan karakter siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan bentuk-bentuk integrasi nilai Pancasila dalam pembelajaran IPS serta implikasinya terhadap penguatan karakter siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus (case study) yang didukung oleh studi kepustakaan (library research). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi di SDIT Muhammadiyah Palangka Raya. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran IPS yang secara eksplisit mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila mampu membentuk karakter siswa secara holistik melalui tiga jalur utama, yaitu: pemilihan materi yang kontekstual, penerapan metode pembelajaran berbasis proyek sosial, serta pembiasaan nilai dalam rutinitas kelas. Dengan demikian, guru IPS di SDIT Muhammadiyah Palangka Raya memegang peran sentral sebagai fasilitator sekaligus teladan dalam penanaman karakter berbasis Pancasila.