Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Hubungan Inisiasi Menyusu Dini (IMD)  Terhadap Pemberian Asi Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Makrayu  Kota Palembang Nina Deslima
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Exclusive breastfeeding coverage at Makrayu Community Health Center remains low at 63.6% despite significant improvement in early initiation of breastfeeding implementation reaching 97.3%. This disparity indicates other factors influencing exclusive breastfeeding success beyond early initiation of breastfeeding practice. Objective: To analyze the relationship between early initiation of breastfeeding and exclusive breastfeeding practice in the working area of Makrayu Community Health Center, Palembang City. Methods: Descriptive analytical study with cross-sectional design involving 110 respondents selected through purposive sampling. Data were collected through interviews using validated questionnaires and analyzed using chi-square test and multiple logistic regression with significance level α=0.05. Results: There was a significant relationship between early initiation of breastfeeding and exclusive breastfeeding (p=0.001; PR=1.616). Multivariate analysis showed health worker support as the dominant factor (OR=9.249; p=0.005) followed by early initiation of breastfeeding (OR=4.052; p=0.045). Other significantly related variables were education, knowledge, attitude, formula promotion attraction, and family support. Conclusion: Health worker support and early initiation of breastfeeding implementation are primary determinants of exclusive breastfeeding success. Keywords: Early Initiation of Breastfeeding, Exclusive Breastfeeding, Health Worker Support Abstrak Latar Belakang: Cakupan ASI eksklusif di Puskesmas Makrayu masih rendah sebesar 63,6% meskipun pelaksanaan inisiasi menyusu dini mengalami peningkatan signifikan mencapai 97,3%. Disparitas ini mengindikasikan adanya faktor-faktor lain yang mempengaruhi keberhasilan pemberian ASI eksklusif selain pelaksanaan inisiasi menyusu dini. Tujuan: Menganalisis hubungan inisiasi menyusu dini terhadap pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Makrayu Kota Palembang. Metode: Penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional melibatkan 110 responden yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner tervalidasi dan dianalisis dengan uji chi square serta regresi logistik berganda menggunakan tingkat kemaknaan α=0,05. Hasil: Terdapat hubungan bermakna antara inisiasi menyusu dini dengan pemberian ASI eksklusif (p=0,001; PR=1,616). Analisis multivariat menunjukkan dukungan petugas kesehatan sebagai faktor dominan (OR=9,249; p=0,005) diikuti inisiasi menyusu dini (OR=4,052; p=0,045). Variabel lain yang berhubungan bermakna adalah pendidikan, pengetahuan, sikap, ketertarikan promosi susu formula, dan dukungan keluarga. Kesimpulan: Dukungan petugas kesehatan dan pelaksanaan inisiasi menyusu dini merupakan determinan utama keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Kata Kunci: Inisiasi Menyusu Dini, ASI Eksklusif, Dukungan Petugas Kesehatan
Efektivitas Intervensi Kesehatan Masyarakat di Kota Palembang: Systematic Literature Review Nina Deslima
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 8 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/wn7pkm56

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam efektivitas berbagai bentuk intervensi kesehatan masyarakat yang telah dilaksanakan di Kota Palembang melalui pendekatan systematic literature review dengan mengacu pada diagram alur PRISMA. Proses identifikasi awal menjaring 309 artikel dari basis data elektronik, yang kemudian melalui tahapan penyaringan, penilaian kelayakan, dan seleksi akhir menghasilkan sepuluh artikel yang relevan untuk dianalisis lebih lanjut. Hasil sintesis menunjukkan bahwa intervensi kesehatan masyarakat di Kota Palembang tersebar pada empat kategori utama, yaitu edukasi berbasis media visual dan audio, pemberdayaan kader serta pendampingan komunitas, penguatan sistem informasi dan administrasi kesehatan, serta program pemenuhan kebutuhan gizi dan fisiologis masyarakat. Mayoritas intervensi terbukti efektif secara statistik dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik kesehatan kelompok sasaran, meskipun sebagian program masih menghadapi kendala koordinasi lintas sektor, kelengkapan dokumentasi, serta keterbatasan infrastruktur pendukung. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sistem monitoring dan evaluasi berkelanjutan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan, serta perluasan pemanfaatan media edukasi inovatif guna mendukung keberlanjutan program kesehatan masyarakat di wilayah perkotaan.   Kata kunci: Efektivitas; Intervensi Kesehatan; Kota Palembang   Abstract This study aims to comprehensively analyze the effectiveness of various forms of public health interventions implemented in Palembang City through a systematic literature review approach guided by the PRISMA flow diagram. The initial identification stage captured 309 articles from electronic databases, which then underwent screening, eligibility assessment, and final selection, resulting in ten relevant articles for further analysis. The synthesis reveals that public health interventions in Palembang City fall into four main categories, namely visual and audio media-based education, cadre empowerment and community assistance, strengthening of health information and administrative systems, and programs addressing community nutritional and physiological needs. Most interventions proved statistically effective in improving the knowledge, attitudes, and health practices of target groups, although several programs still face challenges related to cross-sectoral coordination, incomplete documentation, and limited supporting infrastructure. This study recommends strengthening continuous monitoring and evaluation systems, enhancing the capacity of health human resources, and expanding the use of innovative educational media to sustain public health programs in urban settings.   Keywords: Effectiveness; Health Intervention; Palembang City