Rita Setianingrum
PGPAUD FKIP Universitas Sebelas Maret

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN ANAK USIA 5-6 TAHUN MENGGUNAKAN MAGIC FLASH CARD Rita Setianingrum; Upik Elok Endang Rasmani
Early Childhood Education and Development Journal Vol 8, No 1 (2026): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v8i1.116112

Abstract

Membaca permulaan pada anak usia dini merupakan kemampuan awal dalam mengenal bunyi huruf, suku kata dan kata yang melambangkannya, sehingga anak dapat membaca dalam bentuk kalimat sederhana. Indikator yang digunakan dalam penelitian yaitu menyebutkan huruf abjad, membaca suku kata, membaca kata berdasarkan gambar dan membaca kalimat sederhana berdasarkan gambar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan magic flash card dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak usia 5-6 tahun. Subjek penelitian ini yakni anak usia 5-6 tahun yang berjumlah 14 anak. Metode penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam 2 siklus. Data penelitian dikumpulkan dengan cara observasi, unjuk kerja, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh magic flash card dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak. Hal ini berdasarkan pada tahap pratindakan dengan hasil masih 36%, setelah dilakukan tindakan pada siklus 1 meningkat menjadi 55% dan pada siklus 2 menunjukkan peningkatan yang lebih baik lagi yaitu 79%. Penggunaan magic flash card dalam media pembelajaran merupakan strategi pembelajaran yang efektif, menarik dan menyenangkan dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak usia dini. Media ini tidak hanya membantu anak dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan, tetapi juga dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan anak dalam proses belajar melalui aktivitas yang lebih interaktif, sehingga pembelajaran akan lebih optimal.