Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Derajat Kualifikasi Luka Korban Kecelakaan Lalu Lintas berdasarkan Visum Et Repertum di Rsud Abdul Moeloek Syifa Palmita; Jims Ferdinan Possible; Tessa Sjahriani; Nita Sahara
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 7 (2026): Volume 13 Nomor 7
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i7.23425

Abstract

Penentuan derajat kualifikasi luka pada korban kecelakaan lalu lintas memiliki peran penting dalam aspek medis maupun hukum. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi derajat kualifikasi luka pada peristiwa kecelakaan lalu lintas berdasarkan visum perlukaan orang hidup di Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek tahun 2017 – 2023. Jenis penelitian yang dilakukan pada penelitian ini adalah deskriptif retrospektif. Total jumlah sampel yang diambil adalah sejumlah 36 sampel. Diolah menggunakan perangkat lunak computer yaitu SPSS 26.0. Berdasarkan usia, luka sedang paling banyak terjadi pada kelompok usia 15–29 tahun 11 sampel (30,6%). Berdasarkan jenis luka, multi luka dengan derajat sedang 17 luka (21,5%). Regio tubuh yang paling sering mengalami luka adalah kepala dan multi regio 17 regio tubuh (14,2%). Mayoritas korban kecelakaan lalu lintas mengalami luka sedang, terutama pada kelompok usia produktif, laki-laki, dengan pola multi luka, serta paling banyak dialami oleh pengendara sepeda motor.
Gambaran Karakteristik Kasus Vulnus Pada Pasien Di Instalasi Gawat Darurat RS Bintang Amin Ragil Nurdiansyah; Festy Ladyani; Anggunan Anggunan; Nita Sahara
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i3.20911

Abstract

Luka merupakan kondisi terputusnya kontinuitas jaringan yang menyebabkan pemisahan jaringan yang sebelumnya sehat. Setiap kerusakan pada kulit, membran mukosa, atau jaringan di bawahnya dapat dikategorikan sebagai luka, yang dapat berupa luka superfisial sederhana hingga luka kompleks yang melibatkan struktur lebih dalam seperti otot, saraf, dan pembuluh darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kasus vulnus di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Bintang Amin tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Data diperoleh dari rekam medis pasien dengan vulnus pada tahun 2024 dengan jumlah sampel sebanyak 80 pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien berada pada kelompok usia dewasa muda 20–45 tahun (86,25%) dan berjenis kelamin laki-laki (63,75%). Penyebab tersering vulnus adalah kecelakaan kerja (42,5%), diikuti oleh kecelakaan lalu lintas dan penyebab lainnya. Jenis luka yang paling sering ditemukan adalah vulnus laceratum (78,75%). Kesimpulannya, kelompok dewasa muda berjenis kelamin laki-laki merupakan kelompok yang paling banyak mengalami vulnus, dengan kecelakaan kerja sebagai penyebab utama dan vulnus laceratum sebagai jenis luka yang paling dominan.