Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Gambaran Profil Lipid Dan Rasio LDL-HDL (RLH) pada Pasien Infark Miokard Akut (IMA) di Rsud Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda Maulidya Alrisya Putri; Nurul Hasanah; Muhammad Furqon; Danial Danial; Sri Wahyunie
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 7 (2026): Volume 13 Nomor 7
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i7.23973

Abstract

Infark miokard akut (IMA) merupakan kondisi darurat kardiovaskular yang umum terjadi, dengan tingkat morbiditas dan mortalitas yang tinggi di seluruh dunia. Salah satu faktor yang berperan dari timbulnya IMA adalah dislipidemia, yang ditandai dengan kadar kolesterol plasma yang tinggi, peningkatan Low-Density Lipoprotein (LDL) dan trigliserida (TG), serta penurunan kadar High-Density Lipoprotein (HDL), atau kombinasi dari beberapa kelainan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil lipid dan rasio LDL-HDL (RLH) pada pasien IMA di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda Tahun 2024. Desain penelitian ini adalah deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 120, yang diambil dari populasi pasien rawat IMA di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laki-laki mengalami IMA lebih banyak dibandingkan dengan perempuan, yang masing-masingnya 80,8% dan 19,2%. Berdasarkan jenis IMA, kasus Infark Miokard Akut Non Elevasi Segmen ST (IMA-NEST) lebih banyak (62,5%) dibandingkan Infark Miokard Akut dengan Elevasi Segmen ST (IMA-EST) (37,5%). Sebanyak 54,2% pasien memiliki kadar kolesterol total normal, 70% kadar trigliserida normal, 70,8% kadar LDL tidak optimal, dan 65,8% kadar HDL rendah. Rasio LDL-HDL menunjukkan bahwa 75,83% pasien memiliki RLH tinggi (2,5), yang menandakan risiko aterogenik tinggi terhadap kejadian IMA. Sebagian besar pasien IMA memiliki kadar LDL tinggi, HDL rendah, serta rasio LDL-HDL yang meningkat. Hasil ini mengindikasikan bahwa ketidakseimbangan antara lipoprotein aterogenik dan protektif berperan penting dalam terjadinya infark miokard akut. Pemeriksaan RLH dapat menjadi indikator tambahan yang berguna dalam deteksi dini dan stratifikasi risiko pasien kardiovaskular.