Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial literacy terhadap financial wellbeing melalui financial management behavior sebagai variabel intervening pada Generasi Z di Kota Makassar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara kemudahan akses layanan keuangan digital yang dinikmati Generasi Z dengan kemampuan mereka dalam mengelola keuangan secara bijaksana. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert 1-5 yang disebarkan kepada 140 responden Generasi Z berusia 18-29 tahun di Kota Makassar, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria Hair et al. (2019). Analisis data dilakukan dengan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui bantuan perangkat lunak SmartPLS 4, mencakup evaluasi outer model, inner model, dan pengujian hipotesis. Hasil pengujian outer model menunjukkan bahwa seluruh indikator telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas, dengan nilai outer loading di atas 0,70, Average Variance Extracted (AVE) di atas 0,50, Composite Reliability di atas 0,70, dan Cronbach's Alpha di atas 0,70. Hasil pengujian hipotesis membuktikan bahwa financial literacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial management behavior dan financial wellbeing, financial management behavior berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial wellbeing, serta financial management behavior mampu memediasi pengaruh financial literacy terhadap financial wellbeing secara signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa literasi keuangan perlu diwujudkan dalam bentuk perilaku pengelolaan keuangan yang nyata agar mampu mendorong kesejahteraan finansial Generasi Z secara berkelanjutan.