Kinerja guru merupakan salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan proses pendidikan di madrasah. Tinggi rendahnya kinerja guru dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik yang berasal dari dalam diri individu maupun lingkungan kerja. Dua faktor internal yang diduga memiliki pengaruh besar terhadap kinerja guru adalah kecerdasan emosional dan motivasi kerja. Guru yang memiliki kecerdasan emosional yang baik cenderung mampu mengelola emosi, membangun hubungan interpersonal yang positif, serta menghadapi berbagai tantangan dalam pelaksanaan tugas secara profesional. Sementara itu, motivasi kerja menjadi pendorong bagi guru untuk melaksanakan tanggung jawabnya secara optimal dalam rangka mencapai tujuan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dan motivasi kerja terhadap kinerja guru di Madrasah Ibtidaiyah Raudhatul Mujawwidin Jambi, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh guru di Madrasah Ibtidaiyah Raudhatul Mujawwidin Jambi, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh sehingga seluruh anggota populasi dijadikan sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui penyebaran angket menggunakan skala Likert dan dianalisis menggunakan analisis korelasi serta regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Motivasi kerja juga memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Secara simultan, kecerdasan emosional dan motivasi kerja memiliki hubungan yang positif dan signifikan terhadap kinerja guru, sehingga kedua variabel tersebut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas kinerja guru. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi kecerdasan emosional dan motivasi kerja yang dimiliki guru, maka semakin tinggi pula kinerja guru di Madrasah Ibtidaiyah Raudhatul Mujawwidin Jambi.