Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Diri Analisis Pengambilan Keputusan Perusahaan Berdasarkan Konsep Ekonomi Mikro dalam Meningkatkan Kinerja Bisnis Tiara Marsya Aulya; Cintya Putri Nasution; Nayla Ahlami Dalimunthe; Suaini Mebia Putri; Dia Aulia Harahap
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1506

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah pentingnya menganalisis pengambilan keputusan perusahaan berdasarkan konsep ekonomi mikro agar perusahaan mampu mengalokasikan sumber daya secara efisien, meningkatkan daya saing, dan mengoptimalkan kinerja bisnis di tengah dinamika persaingan pasar. Persaingan yang semakin ketat dalam industri anti nyamuk bakar menuntut perusahaan untuk mengambil keputusan bisnis yang tepat berdasarkan pemahaman terhadap kondisi pasar. Namun, penelitian yang secara khusus mengkaji penerapan konsep ekonomi mikro dalam pengambilan keputusan pada industri ini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengambilan keputusan perusahaan berdasarkan konsep ekonomi mikro dalam meningkatkan kinerja bisnis pada industri anti nyamuk bakar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner berskala likert (1–5). Tiga variabel utama yang diteliti meliputi pengambilan keputusan perusahaan (X1), konsep ekonomi mikro (X2), dan kinerja bisnis (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan telah menerapkan pengambilan keputusan yang terencana dan responsif terhadap kondisi pasar, dengan skor rata-rata X1 sebesar 4,20 (kategori baik) dan X2 sebesar 4,10 (kategori baik). Kesadaran terhadap elastisitas harga dan intensitas persaingan pasar menjadi aspek ekonomi mikro yang paling dominan dalam mendukung pengambilan keputusan strategis. Penerapan konsep ekonomi mikro turut mendukung penetapan harga, penguatan posisi bersaing, serta pengembangan strategi yang berorientasi pada kebutuhan konsumen. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi prinsip-prinsip ekonomi mikro dalam proses pengambilan keputusan berkontribusi terhadap peningkatan kinerja bisnis, terutama pada pertumbuhan penjualan, daya saing perusahaan, dan stabilitas pasar. Hasil penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi perusahaan dalam merancang strategi penetapan harga, pemasaran, dan pengambilan keputusan bisnis yang lebih efektif berdasarkan analisis ekonomi mikro.
KEGAGALAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE DALAM PERSPEKTIF TEORI KEAGENAN DAN ETIKA BISNIS PADA PT ASURANSI JIWASRAYA Cintya Putri Nasution; Suaini Mebia Putri; Dia Aulia Harahap; Rian Afrijal
Adpertens: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 3 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Yayasan Baitul Hikmah al-Zain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63424/adpertens.v3i1.638

Abstract

This study aims to analyze the failure of Good Corporate Governance (GCG) implementation from the perspective of agency theory and business ethics at PT Asuransi Jiwasraya. This study uses a qualitative approach with a conceptual analysis method based on secondary data obtained from scientific journals, official reports, and relevant economic publications. The analysis results indicate that governance failure at PT Asuransi Jiwasraya is influenced by conflicts of interest between management and stakeholders, information asymmetry, moral hazard, and weak internal controls. Furthermore, the practice of non-transparent information presentation and imprudent investment decisions indicate that ethical business values ​​have not been optimally internalized in the company's decision-making process. These findings confirm that the application of the principles of transparency, accountability, responsibility, independence, and fairness has not been implemented substantively but rather tends to be formalistic. This failure not only impacts financial losses but also undermines public trust in the insurance industry. Therefore, this study demonstrates that successful GCG requires the integration of structural compliance, effective oversight, and the internalization of business ethics as the foundation of company operations.