Endah Sutriningsih
Universitas Islam Syekh Yusuf

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Factor Pricing and Income Distribution from an Islamic Perspective Endah Sutriningsih
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 3 (2026): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines factor pricing and income distribution from an Islamic economic perspective based on the principles of justice, balance, and social welfare. Islam allows prices to be determined through a fair market mechanism as long as they do not involve injustice, exploitation, monopoly, or hoarding. In certain circumstances, however, government intervention is permitted to maintain market stability and economic justice, as emphasized by Ibn Taymiyyah. Income distribution occupies a central role in Islamic economics to prevent wealth concentration and reduce social inequality. Distribution instruments such as zakat, infaq, sadaqah, waqf, and inheritance function as redistributive mechanisms to ensure the fulfillment of basic human needs. This research employs a qualitative approach using library research with descriptive-analytical methods. The findings indicate that Islamic concepts of pricing and income distribution aim to achieve social justice, economic balance, and sustainable welfare for society.
Pemasaran Layanan Kesehatan Digital dalam Mengatasi Hambatan dan Kepuasan Pasien RSUD Balaraja Endah Sutriningsih; Arfiani Yulianti Fiyul
Jurnal Ilmu Administrasi dan Kebijakan Publik Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi Januari-Maret
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digitalisasi layanan kesehatan telah menjadi tren yang penting di era modern bertekhnologi, terutama di rumah sakit umum daerah (RSUD) yang memiliki peran utama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan dalam adopsi layanan kesehatan digital dan mengeksplorasi faktor yang memengaruhi kepuasan pasien. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif, data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dengan pasien serta survei kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hambatan utama meliputi kurangnya literasi digital, kendala akses internet, dan kompleksitas sistem digital. Sementara itu, faktor utama yang meningkatkan kepuasan pasien adalah dari kemudahan akses, kecepatan layanan, dan interaksi yang lebih transparan. Rekomendasi yang diberikan meliputi pelatihan digital bagi pasien, peningkatan infrastruktur digital di RSUD, dan penyederhanaan antarmuka sistem digital untuk meningkatkan pengalaman pengguna layanan Kesehatan digital di RSUD Balaraja.