Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Intensi Penggunaan Instagram Terhadap Kepercayaan Diri Pada Remaja Kota Medan Sabrina haga ita br ginting; Josua Jonathan Alesandro; Gebriel chriswanto Hutauruk
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i3.2161

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensi penggunaan Instagram terhadap kepercayaan diri pada remaja di Kota Medan. Meningkatnya penggunaan Instagram di kalangan remaja menjadikan media sosial ini sebagai salah satu sarana untuk berkomunikasi, memperoleh informasi, mengikuti tren, dan mengekspresikan diri. Perbedaan intensi dalam menggunakan Instagram diduga dapat memengaruhi tingkat kepercayaan diri remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear sederhana. Populasi penelitian adalah remaja pengguna aktif Instagram di Kota Medan, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Jumlah responden penelitian sebanyak 235 orang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala Likert untuk mengukur variabel intensi penggunaan Instagram dan kepercayaan diri. Data dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara intensi penggunaan Instagram terhadap kepercayaan diri pada remaja. Hasil analisis menunjukkan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,185 dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,034, yang berarti intensi penggunaan Instagram memberikan kontribusi sebesar 3,4% terhadap kepercayaan diri, sedangkan 96,6% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Uji ANOVA memperoleh nilai F = 8,267 dengan signifikansi 0,004 (p < 0,05), sedangkan uji t memperoleh nilai t = 2,875 dengan signifikansi 0,004 (p < 0,05). Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 37,971 + 0,112X, yang menunjukkan bahwa setiap peningkatan intensi penggunaan Instagram diikuti oleh peningkatan kepercayaan diri pada remaja. Dengan demikian, hipotesis penelitian diterima.   
Pengaruh Intensitas Bermain Game Online Terhadap Prokrastinasi Akademik Pada Mahasiswa Laki-Laki di Kota Medan Gebriel Chriswanto Hutauruk; Sabrina Haga Ita Br Ginting; Ervina M. R. Siahaan
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i3.2442

Abstract

Prokrastinasi akademik merupakan perilaku menunda penyelesaian tugas akademik yang dapat menghambat pencapaian mahasiswa. Salah satu aktivitas yang berpotensi berkaitan dengan prokrastinasi akademik adalah bermain game online dengan intensitas yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas bermain game online terhadap prokrastinasi akademik pada mahasiswa laki-laki di Kota Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear sederhana. Subjek penelitian berjumlah 348 mahasiswa laki-laki berusia 18–25 tahun yang merupakan mahasiswa aktif perguruan tinggi negeri dan swasta di Kota Medan serta aktif bermain game online. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala psikologi untuk mengukur intensitas bermain game online dan prokrastinasi akademik. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan intensitas bermain game online terhadap prokrastinasi akademik, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,581, nilai t sebesar 13,289, dan signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05). Nilai R Square sebesar 0,338 menunjukkan bahwa intensitas bermain game online memberikan kontribusi sebesar 33,8% terhadap prokrastinasi akademik, sedangkan 66,2% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, semakin tinggi intensitas bermain game online, semakin tinggi pula kecenderungan prokrastinasi akademik pada mahasiswa laki-laki di Kota Medan.