Pesatnya perkembangan bisnis digital di Indonesia telah mengubah perilaku belanja masyarakat dan memicu fenomena online pembelian impulsif di berbagai platform e-commerce. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor diskon dan penjualan kilat terhadap pembelian impulsif konsumen, baik secara parsial maupun simultan. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner daring dengan teknik purposive sampling terhadap 100 responden aktif pengguna e-commerce. Data kemudian diolah menggunakan analisis regresi linear berganda melalui perangkat lunak SPSS. Kebaruan (novelty) penelitian ini terletak pada pemberian bukti empiris mengenai pengaruh penjualan kilat terhadap pembelian impulsif menggunakan analisis regresi linear berganda yang menguji aspek keterbatasan waktu secara komparatif dengan efektivitas diskon reguler. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan, diskon dan penjualan kilat berpengaruh signifikan dalam memicu pembelian impulsif dengan kontribusi nilai R-Square sebesar 66,9%. Namun secara parsial, penjualan kilat terbukti berpengaruh positif dan sangat signifikan karena manipulasi visual hitung mundur mampu meningkatkan urgensi belanja instan. Sebaliknya, faktor diskon tidak memiliki pengaruh signifikan secara mandiri karena tingginya habituasi membuat konsumen cenderung tetap bertindak rasional. Kesimpulannya, strategi promosi yang membatasi waktu dan stok barang (penjualan kilat) jauh lebih efektif meningkatkan kecenderungan pembelian impulsif konsumen dibandingkan sekadar potongan harga biasa, sehingga memberikan kontribusi penting bagi strategi pemasaran digital.