Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Integrated Reporting Dengan Ukuran Perusahaan Sebagai Variabel Pemoderasi Fidia Anggiafani; Liza Alvia; Agrianti Komalasari; Harsono Edwin Puspita
Economics and Digital Business Review Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v6i2.2280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Good Corporate Governance (GCG) terhadap pengungkapan Integrated Reporting (IR) dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi. Studi ini dilakukan pada perusahaan yang memenuhi kriteria Corporate Governance Perception Index (CGPI) pada periode 2019–2023. Sampel penelitian mencakup 11 perusahaan yang secara konsisten mengikuti CGPI dan menerbitkan laporan tahunan di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode penelitian. Metode analisis data yang digunakan meliputi analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, moderated regression analysis (MRA), serta uji hipotesis (uji t) dengan menggunakan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GCG berpengaruh positif terhadap pengungkapan IR, di mana perusahaan dengan tata kelola yang lebih baik cenderung menghasilkan laporan yang lebih transparan dan komprehensif. Selain itu, ukuran perusahaan berperan sebagai variabel moderasi yang memperkuat hubungan antara GCG dan IR, di mana perusahaan dengan ukuran lebih besar memiliki lebih banyak sumber daya untuk meningkatkan kualitas pengungkapan informasi. Sementara itu, profitabilitas tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kualitas IR. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan GCG dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas perusahaan
Analisis Pengaruh Tata Kelola Perusahaan Terhadap Tingkat Pengungkapan Informasi Korporasi Berbasis Website : (Studi Empiris Berbasis POJK No.8 Tahun 2015) Rivansyah Rivansyah; Liza Alvia
Economics and Digital Business Review Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Dewan Direksi, Dewan Komisaris, dan Komite Audit terhadap Tingkat Pengungkapan Informasi Korporasi Berbasis Website (TPIKBW) pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2022–2023. Sampel ditentukan melalui purposive sampling dan menghasilkan 332 observasi. Pengujian dilakukan menggunakan regresi linear berganda setelah memenuhi uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengungkapan informasi berbasis website berada pada kategori sedang. Secara empiris, Dewan Direksi dan Dewan Komisaris berpengaruh positif dan signifikan terhadap TPIKBW, yang mengindikasikan bahwa semakin kuat struktur tata kelola, semakin tinggi komitmen perusahaan dalam transparansi digital. Sebaliknya, Komite Audit tidak menunjukkan pengaruh signifikan sehingga perannya dalam mendorong pengungkapan online belum optimal. Uji F mengonfirmasi bahwa ketiga variabel secara simultan berpengaruh signifikan terhadap TPIKBW. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,243 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 24,3% variasi pengungkapan, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan tata kelola dalam meningkatkan keterbukaan informasi berbasis website sesuai ketentuan POJK No. 8/2015.