p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Investasi
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH KINERJA PEGAWAI TERHADAP PELAYANAN PEMBUATAN BUKU PELAUT MELALUI ONLINE PADA KANTOR KESYAHBANDARAN DAN OTORITAS PELABUHAN KELAS II CIREBON Dedi Herdisah Permana; Guntoro; Rohadin
Jurnal Investasi Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Investasi April 2022
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/investasi.v8i2.56

Abstract

Pelayanan publik yang berkualitas sangat dipengaruhi oleh kinerja aparatur sebagai pelaksana pelayanan. Dalam sektor kepelabuhanan, pelayanan pembuatan Buku Pelaut merupakan salah satu bentuk pelayanan administrasi yang memiliki peran strategis karena berkaitan langsung dengan legalitas dan mobilitas tenaga kerja pelaut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja pegawai terhadap pelayanan pembuatan Buku Pelaut melalui sistem online pada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Cirebon. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatori. Populasi penelitian adalah masyarakat pemohon Buku Pelaut melalui sistem online dengan jumlah responden sebanyak 30 orang yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sensus. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan studi dokumentasi. Variabel kinerja pegawai diukur melalui indikator kualitas kerja, kuantitas kerja, ketepatan waktu, efektivitas, dan tanggung jawab, sedangkan variabel pelayanan diukur berdasarkan kemudahan prosedur, kecepatan pelayanan, kejelasan informasi, dan kepuasan pengguna layanan. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja pegawai berpengaruh signifikan terhadap pelayanan pembuatan Buku Pelaut melalui online dengan koefisien determinasi sebesar 65,42%. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja pegawai secara langsung berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi dan profesionalisme pegawai menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan pembuatan Buku Pelaut berbasis online.
PENGARUH IMPLEMENTASI PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR 17 TAHUN 2021 TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA DALAM PENERBITAN IZIN ANALISIS DAMPAK LALU LINTAS PADA DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN KUNINGAN Sukirman; Guntoro; Rohadin
Jurnal Investasi Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Investasi Januari 2022
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/investasi.v8i1.99

Abstract

Implementasi kebijakan publik merupakan faktor penting dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan pelayanan publik. Salah satu kebijakan yang berperan strategis dalam pengendalian dampak transportasi adalah Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 17 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 17 Tahun 2021 terhadap efektivitas kerja dalam penerbitan izin Analisis Dampak Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan Kabupaten Kuningan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatori. Populasi penelitian adalah masyarakat pelaku usaha di Kabupaten Kuningan yang mengajukan izin Andalalin, dengan jumlah responden sebanyak 26 orang dan seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sensus. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan studi literatur. Variabel implementasi kebijakan diukur melalui dimensi komunikasi, sumber daya, disposisi atau sikap, dan struktur birokrasi, sedangkan efektivitas kerja diukur berdasarkan pencapaian tujuan, ketepatan prosedur, dan ketepatan waktu pelayanan. Analisis data dilakukan menggunakan analisis jalur untuk mengetahui pengaruh langsung dan simultan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 17 Tahun 2021 berpengaruh signifikan terhadap efektivitas kerja dalam penerbitan izin Andalalin dengan koefisien determinasi sebesar 70,73%. Dimensi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi secara parsial maupun simultan berpengaruh signifikan terhadap efektivitas kerja. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi kebijakan sangat ditentukan oleh kualitas komunikasi kebijakan, kecukupan sumber daya, sikap pelaksana, serta kejelasan struktur birokrasi.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN JASA ADMINISTRASI TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT PADA KANTOR UNIT PENYELENGGARA PELABUHAN KELAS III INDRAMAYU Poso Hairo Sukarsono; Guntoro; Rohadin
Jurnal Investasi Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Investasi April 2022
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/investasi.v8i2.101

Abstract

Pelayanan publik yang berkualitas merupakan salah satu indikator utama keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dalam memenuhi hak dan kebutuhan masyarakat. Pada sektor kepelabuhanan, pelayanan administrasi memiliki peran strategis karena berkaitan langsung dengan kelancaran aktivitas pelayaran, kepastian hukum, serta tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan jasa administrasi terhadap kepuasan masyarakat pada Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Indramayu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatori. Populasi penelitian berjumlah 20 orang pengguna jasa administrasi dan seluruhnya dijadikan responden melalui teknik sensus. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan studi kepustakaan. Variabel kualitas pelayanan diukur berdasarkan lima dimensi SERVQUAL, yaitu bukti fisik (tangible), keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), dan empati (empathy), sedangkan kepuasan masyarakat diukur berdasarkan tingkat kesesuaian antara harapan dan pelayanan yang diterima. Analisis data dilakukan menggunakan analisis jalur untuk mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan jasa administrasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan masyarakat dengan koefisien determinasi sebesar 88,08%. Dimensi empati dan jaminan merupakan faktor yang memberikan kontribusi terbesar terhadap kepuasan masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan administrasi yang berorientasi pada sikap aparatur, kepastian prosedur, dan perhatian terhadap kebutuhan pengguna layanan merupakan strategi utama dalam meningkatkan kepuasan masyarakat di lingkungan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Indramayu.