Konsep Sustainable Development Goals (SDGs) atau yang kita kenal sebagai tujuan pembangunan berkelanjutan, saat ini telah menjadi arah pembangunan baru yang diadopsi oleh bangsa Indonesia. Indonesia mengembangkan SDGs tersebut pada skala yang lebih kecil dan spesifik, yaitu SDGs Desa. SDGs desa dirancang untuk memiliki peran penting dalam membangun wilayah pedesaan agar masyarakatnya hidup lebih sejahtera. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana peran masyarakat desa dalam mewujudkan SDGs desa. Lokasi penelitian berada di Desa Bagan Sinembah Barat, Kabupaten Rokan Hilir Riau. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis deskriktif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan studi kepustakaan. Data yang kemudian terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan teori Struktural Fungsional, dengan pendekatan konsep AGIL dari Talcot Parsons. Hasil penelitian menunjukan bahwa masyarakat Desa Bagan Sinembah Barat memiliki peran yang sangat penting dalam upaya mewujudkan atau mencapai tujuan SDGs Desa. Misalnya dengan kontribusi pemuda desa dalam sektor ekonomi yang berkolaborasi dengan perangkat desa. Dalam konteks pembangunan desa, kolaborasi yang dilakukan antara pemerintah desa, masyarakat, dan juga kelompok pemuda menjadi bentuk nyata dari terjadinya kerja sama antar bagian sistem tersebut. Pemerintah desa memiliki peran sebagai unsur pengatur dan pengendali kebijakan, masyarakat menjalankan peran sebagai pelaksana sekaligus penerima manfaat, serta pemuda sebagai agen perubahan yang kemudian membawa inovasi dan kreasi serta energi baru dalam sebuah pembangunan.