Basri Basri
Program Studi Pendidikan Nonformal, Universitas Muhammadiyah Bulukumba

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengelolaan Program Kursus Komputer Dalam Meningkatkan Kompetensi Peserta Di Lembaga Pendidikan Dan Pelatihan (LPP) Insan Mandiri Kab. Bulukumba Azizah Ramdani; Basri Basri
Journal of Education Sciences: Fondation & Application Vol 5 No 1 (2026): Maret
Publisher : Pendidikan Nonformal Universitas Muhammadiyah Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56959/jesfa.v5i1.142

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang pengelolaan program kursus komputer dalam meningkatkan kompetensi peserta di lembaga pendidikan dan pelatihan (LPP) insan mandiri kab. Bulukumba. Fokus masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengelolaan program kursus komputer dalam meningkatkan kompetensi peserta di lembaga pendidikan dan pelatihan (LPP) Insan Mandiri Kab.Bulukumba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis secara mendalam bagaimana Pengelolaan Program kursus komputer dalam meningkatkan kompetensi peserta di lembaga pendidikan dan pelatihan (LPP) Insan Mandiri Kab.Bulukumba.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tehnik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian disimpulkan bahwa pengelolaan program kursus komputer dalam meningkatkan kompetensi peserta di LPP Insan Mandiri Bulukumba berjalan secara baik serta terbukti mampu meningkatkan kompetensi peserta dalam penguasaan aplikasi perkantoran seperti Microsoft Word, Excel, dan PowerPoint serta meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi dunia kerja. kompetensi peserta mengalami peningkatan yang signifikan. Terbukti dari pemahaman awal peserta sebelum mengikuti pelatihan yang minim dan setelah mengikuti proses pelatihan mencapai 90%.