Pada mata pelajaran dasar-dasar desain komunikasi visual di SMK 2 Negeri Gorontalo, Jurusan DKV ditemukan beberapa permasalahan pada proses pembelajaran, meskipun pembelajaran dirancang untuk mendukung kompetensi siswa, kendala seperti kurangnya kemampuan analisis, keterampilan kolaborasi, pemahaman materi, serta minat belajar akibat bahan ajar yang kurang menarik masih menghambat proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pengaruh penggunaan model pembelajaran STAD berbantuan media pembelajaran terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran dasar-dasar desain komunikasi visual. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode True Eksperomental Design dengan pola The Posstest – Only Control Group Design. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan maka uji normalitas diperoleh bahwa sampel yang diperoleh berasal dari populasi yang berdistribusi normal, terlihat dari perhitungan hasil uji data Posttest dengan nilai signifikansi Asymp. Sig (2-tailed) 0,0820,05 untuk kelas kontrol, dan 0,0930,05 untuk kelas eksperimen. Kemudian uji homogenitas diperoleh bahwa varian data Posttest hasil belajar adalah Homogen, terlihat dari perhitungan uji homogenitas data nilai Posttest dengan nilai sig 0,3100,05. Berdasarkan nilai rata-rata yang didapat kelas kontrol maupun kelas eksperimen dapat diketahui bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi dibanding dengan kelas kontrol dan juga berdasarkan hasil uji t dapat dilihat dari sig. (2-tailed) adalah sebesar 0,0020,05, maka dapat dikatakan terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran STAD berbantuan media pembelajaran pada hasil belajar siswa. Demikian penelitian ini yang dapat disimpulkan dengan penerapan model pembelajaran STAD berbantuan media pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa sehingga dapat direkomendasikan untuk lebih diterapkan dalam dunia pendidikan.