Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Momen Inersia dalam Desain Struktur: Ketebalan Pelat Beton Bertulang yang Terabaikan pada Gedung Talenta USU Nazmi Aprilla Wibowo; Adinda Juwita Nst; Ahmad Fauzi Nurikhsan
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v4i3.1146

Abstract

Penentuan momen inersia efektif (Ie)  yang akurat sangat krusial dalam desain pelat beton bertulang untuk menjamin kekakuan dan kinerja layanan struktural. Pendekatan konvensional seringkali mengabaikan variabilitas , berujung pada desain suboptimal atau boros material. Penelitian ini menyajikan metodologi inovatif yang mengintegrasikan model  parametrik ke dalam plugin AutoCAD. Implementasi ini memungkinkan analisis kekakuan dan evaluasi kinerja layanan secara komprehensif sejak tahap awal desain. Hasilnya menunjukkan peningkatan efisiensi desain yang signifikan, dengan pengurangan waktu proses hingga 50% dan penghematan material 10-20%. Metodologi ini tidak hanya meningkatkan akurasi prediksi perilaku struktural, tetapi juga meminimalkan risiko overdesign dan kegagalan, berkontribusi pada desain yang lebih andal, ekonomis, dan berkelanjutan sesuai standar global.   Accurate determination of effective moment of inertia (Ie) is crucial in the design of reinforced concrete slabs to ensure stiffness and structural serviceability. Conventional approaches often ignore variability , resulting in suboptimal designs or material wastage. This research presents an innovative methodology that integrates a parametric model  into an AutoCAD plugin. This implementation enables comprehensive stiffness analysis and service performance evaluation from the early stages of design. The results show a significant increase in design efficiency, with a reduction in processing time of up to 50% and material savings of 10-20%. This methodology not only improves the accuracy of structural behavior predictions, but also minimizes the risk of overdesign and failure, contributing to more reliable, economical, and sustainable designs in accordance with global standards.
Pemodelan Probabilistik Risiko Kegagalan Kolom Struktur Bangunan Sekolah di Zona Sesar Aktif Berdasarkan Data Terbuka GEM dan InaRisk Aziz Ferdiansyah; Wan Daffa Abdilla; Nazmi Aprilla Wibowo; Zalfa Ramadhansyah; Khairul Uma
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v4i3.1168

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan tingkat aktivitas gempa yang sangat tinggi, dengan ribuan kejadian setiap tahunnya. Bangunan sekolah menjadi salah satu infrastruktur yang paling rentan, terutama bangunan lama yang belum mengikuti standar ketahanan gempa terbaru (SNI 1726:2019). Kolom sebagai elemen utama penopang beban vertikal sering menjadi titik awal keruntuhan, sehingga analisis terhadap kemungkinan kegagalannya sangat penting. Penelitian ini memodelkan probabilitas kegagalan kolom (P_fail) pada sekolah-sekolah yang berada di dekat zona sesar aktif menggunakan pendekatan probabilistik berbasis data terbuka. Tiga sumber data utama digunakan, yaitu peta percepatan tanah maksimum (PGA) dari GEM, indeks risiko regional dari InaRisk BNPB, serta data spasial dan karakteristik bangunan sekolah dari Dapodik. Seluruh informasi tersebut digabungkan dalam Sistem Informasi Geografis (GIS) untuk menghitung percepatan spektral (Sa), kapasitas kolom, dan P_fail melalui fungsi kerentanan log-normal dan simulasi Markov-Chain Monte Carlo (MCMC). Hasilnya menunjukkan bahwa sekolah di wilayah dengan PGA tinggi dan jumlah siswa besar memiliki risiko kegagalan kolom yang lebih besar. Risiko tersebut diterjemahkan menjadi skor prioritas retrofit yang dipetakan secara nasional. Integrasi tiga dataset terbuka ini menghasilkan model spasial-probabilistik yang berfokus pada elemen kolom dan memberikan kontribusi penting bagi mitigasi risiko gempa pada sektor pendidikan.   Indonesia is a country with a very high level of seismic activity, with thousands of events occurring each year. School buildings are among the most vulnerable infrastructure, especially older buildings that do not comply with the latest earthquake resistance standards (SNI 1726:2019). Columns, as the main elements supporting vertical loads, are often the starting point for collapse, so analyzing the possibility of their failure is very important. This study models the probability of column failure (P_fail) in schools located near active fault zones using an open data-based probabilistic approach. Three main data sources were used, namely the maximum ground acceleration (PGA) map from GEM, the regional risk index from InaRisk BNPB, and spatial data and school building characteristics from Dapodik. All of this information was combined in a Geographic Information System (GIS) to calculate spectral acceleration (Sa), column capacity, and P_fail through log-normal vulnerability functions and Markov-Chain Monte Carlo (MCMC) simulations. The results show that schools in areas with high PGA and large numbers of students have a greater risk of column failure. This risk is translated into a retrofit priority score that is mapped nationally. The integration of these three open datasets produces a spatial-probabilistic model that focuses on column elements and makes an important contribution to earthquake risk mitigation in the education sector.