Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Dan Simulasi Penggunaan Modul Ajar Tiga Level Untuk Melatih Kemampuan Menulis Anak Didik Dengan Gangguan Disgrafia Di Paud Darul Ulum Gereneng Timur Zuhut Ramdani; Moh. Alwi Ashari; Najamuddin Najamuddin
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): Mei
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i2.2269

Abstract

Menulis merupakan kemampuan yang melibatkan kerja memori dan perpindahan fokus antara menghasilkan ide, kemudian memikirkan kata dan makna kata, lalu mengorganisir kalimat dengan baik, merencanakan yang akan ditulis, hingga memantau yang sudah ditulis. Menulis merupakan keterampilan motorik halus yang masih berkembang sejalan dengan pertumbuhan anak usia dini. Anak umumnya menunjukkan minat menulis dengan membuat coretan, meniru bentuk huruf, hingga membuat kata- kata sederhana. Namun, terdapat anak yang mengalami kesulitan dalam menulis, yaitu disgrafia. Disgrafia merupakan suatu gangguan belajar yang mempengaruhi keterampilan atau upaya anak dalam menulis, seperti kesulitan membentuk huruf, tulisan tidak rapi, atau susah untuk membuat tulisan menjadi terorganisir. Biasanya, anak dengan disgrafia selalu merasakan tegang ketika harus menulis, tulisannya susah dibaca, serta mengalami banyak kesalahan dalam penulisan kata. Terkait masalah tersebut, guru-guru di sekolah ini belum memaksimalkan fungsi dari fasilitas dan modul pembelajaran yang di khususkan untuk anak dengan gangguan belajar seperti gangguan disgrafia, khususnya untuk memaksimalkan kemampuan menulis anak didiknya. Media yang digunakan masih terlalu sedikit untuk menstimulasi kemampuan menulis anak dengan gangguan belajar disgrafia. Dengan kondisi yang demikian, maka perlu upaya untuk memberikan pelatihan kepada guru agar dapat membantu anak dengan gangguan disgrafia dapat mengatasi kesulitan mereka dalam menulis