Mohammad Muhtadi
STAI Al-Amanah Al Gontory

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Dampak Penggunaan TikTok Terhadap Karakter Sopan Santun Peserta Didik Kelas V Di Madrasah Ibtidaiyah Yasiska Seira Syarifa Aulia Seira; Ira Agus Sofiana; Mohammad Muhtadi
Journal Of Education Research and Inovative Vol. 2 No. 1 (2026): JERI April 2026
Publisher : CERDAS AKADEMIKA NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64624/jeri.v2i1.103

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan media sosial, khususnya TikTok, di kalangan peserta didik sekolah dasar yang berpotensi memengaruhi pembentukan karakter sopan santun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan media sosial TikTok terhadap karakter sopan santun peserta didik kelas V di Madrasah Ibtidaiyah Yasiska. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru wali kelas V, peserta didik kelas V, serta orang tua peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan TikTok tidak memberikan dampak signifikan terhadap karakter sopan santun peserta didik di lingkungan sekolah karena adanya kebijakan larangan penggunaan telepon genggam selama pembelajaran. Namun, di luar lingkungan sekolah, penggunaan TikTok menunjukkan dampak yang beragam. Dampak positif meliputi hiburan, akses informasi, dan pengembangan kreativitas, sedangkan dampak negatif berupa penurunan motivasi belajar, kecenderungan meniru bahasa dan perilaku yang kurang sopan, serta berkurangnya interaksi sosial secara langsung. Temuan ini menunjukkan bahwa pengaruh media sosial terhadap karakter peserta didik bersifat kontekstual dan dipengaruhi oleh lingkungan serta pengawasan. Oleh karena itu, peran guru dan orang tua menjadi krusial dalam melakukan pendampingan, pembiasaan, dan pengawasan penggunaan media sosial guna menanamkan karakter sopan santun pada peserta didik.