Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Agile dalam Kerangka Waterfall pada Proyek Konstruksi Migas: Kajian Literatur dan Strategi Implementasi Danur Riswanto
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 2 (2026): Menulis - Februari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i2.1049

Abstract

Penelitian ini mengkaji tantangan dan peluang penerapan metode manajemen proyek hybrid Agile-Waterfall pada proyek konstruksi industri oil & gas, seperti pembangunan kilang, terminal penyimpanan, dan fasilitas distribusi. Proyek migas umumnya kompleks dengan regulasi yang ketat, sehingga berpotensi mengalami cost dan schedule overrun, disebabkan oleh perubahan desain, produktivitas tenaga kerja rendah, perencanaan yang kurang baik, serta fluktuasi harga material. Studi literatur terkini menunjukkan bahwa penggabungan prinsip agile (iteratif dan adaptif) ke dalam kerangka waterfall dapat meningkatkan fleksibilitas dalam menghadapi perubahan serta efisiensi waktu dan biaya. Praktik kontemporer seperti penggunaan scrum atau kanban telah diterapkan pada proyek energi untuk visualisasi alur kerja, kolaborasi tim, dan umpan balik berkelanjutan. Integrasi agile dalam lingkungan proyek migas menawarkan kelebihan seperti respons lebih cepat terhadap perubahan, transparansi lebih tinggi, dan prioritas fokus pada elemen krusial, namun juga menghadapi keterbatasan berupa tingginya biaya perubahan desain, kompleksitas regulasi, dan kebutuhan transformasi budaya kerja. Berdasarkan analisis ini, direkomendasikan praktik-praktik terbaik dan roadmap pelaksanaan pendekatan hybrid agile-waterfall dalam proyek konstruksi migas, seperti iterasi desain dengan kolaborasi klien, penggunaan papan kanban atau scrum untuk visual manajemen, serta pelatihan tim proyek, guna meningkatkan ketepatan waktu, biaya, dan kesesuaian regulatori.
Studi Kasus: Optimasi Sistem Perpipaan Dengan Lengkung Ekspansi Tipe V Danur Riswanto; Ryan Fitrian Pahlevi; Faiz Nurul Qolbi; Eric Topattinaya; Muhammad Shandy Putra Prasetyo
IRA Jurnal Teknik Mesin dan Aplikasinya (IRAJTMA) Vol 4 No 2 (2025): Agustus
Publisher : CV. IRA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56862/irajtma.v4i2.245

Abstract

Industrial piping systems that transport high-temperature fluids are susceptible to thermal expansion, which can cause excessive axial stress and structural failure risks. This study aims to optimize the V-Type expansion bend design to enhance material efficiency while ensuring stress levels remain within the allowable limits set by ASME B31.3. Simulations were conducted using CAESAR II software version 2014, incorporating real project data on pipe geometry, materials, and operating conditions. The results indicate that the V-Type expansion bend requires the shortest total pipe length-5452 mm-while producing a thermal stress ratio of 30%, outperforming the U-Type bends by Thermacor (6069 mm, 20.8%) and Bahaa (10000 mm, 15.8%). The V-type configuration also results in lower nozzle loads and moments, making it a safer and more cost-effective solution for field implementation.