Achmad Zainal Abidin
Universitas Terbuka

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Tata Kelola Verifikasi dan Validasi Data Kemiskinan pada Tingkat Kelurahan di Bontang Lestari Kota Bontang Achmad Zainal Abidin
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 4 (2026): Menulis - April
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i4.1100

Abstract

Kemiskinan tetap menjadi persoalan penting dalam penyelenggaraan pemerintahan karena ketepatan kebijakan penanggulangan kemiskinan sangat bergantung pada kualitas data yang digunakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tata kelola verifikasi dan validasi data kemiskinan pada tingkat Kelurahan Bontang Lestari serta mengidentifikasi kendala dan upaya perbaikannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola verifikasi dan validasi data kemiskinan telah berjalan cukup sistematis melalui pendataan awal, pemeriksaan administrasi, verifikasi lapangan, penghapusan data yang tidak sesuai, dan usulan data baru. Namun, pelaksanaannya belum sepenuhnya optimal karena masih dipengaruhi oleh dinamika sosial ekonomi warga, keterbatasan sumber daya manusia, kondisi geografis wilayah, ketidaksesuaian data awal, perbedaan persepsi masyarakat, serta belum optimalnya integrasi data antarinstansi. Temuan lain memperlihatkan bahwa keterlibatan RT dan masyarakat cukup membantu proses identifikasi warga, tetapi transparansi prosedur dan pemahaman publik terhadap hasil verifikasi masih perlu diperkuat. Oleh karena itu, disarankan pembaruan data dilakukan secara berkala, peningkatan kapasitas petugas diperkuat, pemanfaatan teknologi dioptimalkan, sosialisasi kepada masyarakat ditingkatkan, dan koordinasi lintas instansi diperbaiki secara berkelanjutan.