Irhami
Universitas Terbuka

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Strategi Manajemen Perawatan Alat Berat dalam Menekan Downtime dan Meningkatkan Efisiensi Operasional pada Departemen PER Plant PT Karunia Armada Indonesia Irhami
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 4 (2026): Menulis - April
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i4.1111

Abstract

Latar belakang penelitian ini berangkat dari tingginya ketergantungan kegiatan pertambangan terhadap kesiapan alat berat, sementara downtime masih menghambat kelancaran operasional Departemen PER Plant PT Karunia Armada Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan manajemen perawatan alat berat dalam menekan downtime serta merumuskan strategi perawatan yang tepat untuk meningkatkan efisiensi operasional. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawatan alat berat telah berjalan melalui pemeriksaan harian, preventive maintenance, penanganan breakdown, pengelolaan spare part, dan pencatatan histori kerusakan. Namun, efektivitasnya belum optimal karena total downtime masih mencapai 1.332 jam, availability rata-rata 93,52%, kepatuhan preventive maintenance 70,7%, serta corrective maintenance masih dominan sebesar 58%. Hambatan utama meliputi keterlambatan spare part, jadwal servis belum disiplin, kapasitas mekanik, keterlambatan laporan operator, dan pemanfaatan data yang belum maksimal. Saran penelitian ini adalah menerapkan strategi perawatan terpadu berbasis data melalui penguatan preventive maintenance, daily inspection, pengendalian critical spare part, predictive maintenance, peningkatan kompetensi, dan koordinasi lintas bagian agar downtime menurun, kesiapan unit meningkat, biaya perbaikan terkendali, dan produktivitas operasional perusahaan menjadi lebih optimal.