Rizky Saputra
Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Repertoar Sonata OP. 61 Joaquin Turina, Selendang Mak Inang, Playing God, Instrumedley Dream Theater Dalam Pertunjukkan Solis Gitar Rizky Saputra
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1422

Abstract

Pertunjukan solis gitar merupakan bentuk penyajian musik yang menuntut kemampuan teknik, interpretasi musikal, serta pemahaman terhadap struktur komposisi yang dibawakan. Tugas akhir ini menyajikan satu repertoar dengan karakter musik yang berbeda, yaitu Sonata Op. 61 karya JoaquĆ­n Turina, Selendang Mak Inang karya M. Yusuf Gayos, Playing God karya Polyphia, dan Instrumedley karya Dream Theater. Pemilihan repertoar tersebut bertujuan untuk menampilkan keragaman gaya musik sekaligus menguji kemampuan penyaji dalam memainkan gitar klasik dan gitar elektrik. Pertunjukan ini bertujuan mengkaji struktur bentuk komposisi, interpretasi musikal, serta permasalahan teknis yang dihadapi selama proses persiapan dan penyajian repertoar. Metode yang digunakan meliputi studi pustaka, pengamatan partitur dan rekaman referensi, latihan individu, latihan gabungan bersama pengiring, serta bimbingan karya. Hasil kajian menunjukkan bahwa setiap repertoar memiliki karakter, bentuk, dan tuntutan teknik yang berbeda. Sonata Op. 61 menuntut penguasaan teknik arpeggio, legato, barre chord, harmonic, dan rasgueado. Selendang Mak Inang menekankan interpretasi gaya Melayu yang dipadukan dengan nuansa funky. Playing God menggunakan teknik hybrid picking, fingerstyle, harmonic, tapping, dan sinkopasi. Sementara itu, Instrumedley menuntut penguasaan alternate picking, sweep picking, string skipping, legato, serta kemampuan memainkan perubahan sukat yang kompleks. Melalui latihan terstruktur, penggunaan metronome, studi referensi, dan latihan bersama pengiring, penyaji mampu mengatasi berbagai kendala teknis dan musikal sehingga pertunjukan dapat disajikan secara optimal.