Nur Putri Azahra
Universitas Singaperbangsa Karawang, West Java, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Revitalisasi Pendidikan Islam di Era Digital dalam Membentuk Karakter Peserta Didik Siti Agisna Alfiana; Nur Putri Azahra; Afiyatun Kholifah; Tiara Nur Wijayanti; Tasfi Aulia Ahmad
Noor: Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 2 (2026): Noor
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/noor.v2i2.324

Abstract

Perkembangan teknologi digital dalam periode globalisasi telah membawa dampak besar dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk di dalam pendidikan Islam. Di satu sisi, kemajuan teknologi mempermudah akses terhadap informasi dan sumber belajar yang lebih bervariasi, fleksibel, dan efisien. Namun demikian, di sisi lain, muncul banyak tantangan seperti penurunan nilai-nilai moral, berkurangnya interaksi sosial, serta penyalahgunaan teknologi yang dapat memengaruhi pengembangan karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tantangan pendidikan Islam di era digital, peranannya dalam pembentukan karakter siswa, dan upaya revitalisasi pendidikan Islam yang berbasis teknologi. Studi ini menerapkan metode penelitian pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dari berbagai sumber, termasuk jurnal akademis, buku, serta hasil penelitian sebelumnya yang relevan. Proses analisis data dilakukan dengan teknik analisis konten, yang mencakup pengumpulan, pengurangan, pengelompokan, penyajian, dan penarikan Kesimpulan. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam menghadapi tantangan utama berupa ketidakmerataan akses teknologi, penurunan moral akibat arus informasi digital, dan perlunya integrasi antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman. Meskipun demikian, pendidikan Islam memiliki peluang besar untuk memperkuat karakter siswa melalui literasi digital yang berlandaskan pada nilai-nilai moral dan spiritual. Upaya revitalisasi dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran, meningkatkan kompetensi digital para pendidik, serta mengembangkan kurikulum yang mengintegrasikan IPTEK dan nilai-nilai Islam. Dengan demikian, pendidikan Islam pada era digital memegang peranan penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya terampil dalam teknologi, tetapi juga berakhlak baik, kritis, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.