p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Geadidaktika
Mohammad Gamal Rindarjono
Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Pola Interaksi Spasial Industri Batik Home Dress di Kampung Batik Kauman Kota Surakarta Tahun 2024 An-Nissara Putri Bidari; Mohammad Gamal Rindarjono; Singgih Prihadi
GEADIDAKTIKA Vol 5, No 1 (2025): Geadidaktika Januari 2025
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/gea.v5i1.91371

Abstract

Kampung Batik Kauman merupakan kampung kuno yang memiliki nilai sejarah tinggi salah satunya berkaitan dengan industri batik. Pada tahun 2009 Pemerintah Kota Surakarta menetapkan Kauman sebagai Kampung Wisata Batik. Kehadiran sentra industry batik ini menjamin dihasilkannya batik dengan kualitas terbaik dan banyak diminati masyarakat luas. Penelitian ini memiliki tujuan untuk (1) Mengetahui persebaran industri batik home dress di Kampung Batik Kauman Kota Surakarta (2) Mengetahui karakteristik industri batik di Kampung Batik Kauman Kota Surakarta (3) Mengetahui pola interaksi spasial industri batik di Kampung Batik Kauman Kota Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode yaitu deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Stratified Sampling. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, kuisioner, dokumentasi. Dalam penelitian menggunakan Teknik analisis data yaitu analisis statistik deskriptif dan deskripsi spasial. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Karakteristik sosio-demografi pemilik industri batik di Kampung Batik Kauman didominasi laki-laki, dengan didominasi oleh rentang usia 51-60 tahun, tingkat pendidikan sarjana, status pekerjaan industri batik merupakan sebuah pekerjaan utama (2) Karakteristik industri batik di Kampung Batik Kauman didominasi oleh industri rumah tangga, usia industri batik diatas 5 tahun yang paling banyak berada direntang usia 13- 20 tahun, jenis produk batik yang paling banyak dijual berupa daster batik atau home dress batik, kemeja batik dan blouse batik. (3) Wilayah pemasok batik berasal dari sekitar wilayah Kauman dan luar Kota Surakarta.
Potensi Pengembangan Ekowisata Berbasis Pemberdayaan Masyarakat di Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang Tahun 2022 Arista Tiara Prahastiwi; Mohammad Gamal Rindarjono; Setya Nugraha
GEADIDAKTIKA Vol 5, No 1 (2025): Geadidaktika Januari 2025
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/gea.v5i1.70845

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Potensi wisata budaya di Desa Wanurejo, (2) Potensi ekowisata berbasis pemberdayaan masyarakat di Desa Wanurejo, (3) Arahan pengembangan pariwisata dan ekowisata berbasis pemberdayaan masyarakat di Desa Wanurejo, (4) Aplikasi referensi materi yang berkaitan dengan tema Potensi Ekowisata. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan geografi analisis keruangan. Teknik pengambilan sampel menggunakan populasi penelitian, teknik sampel menggunakan purposive sampling yaitu wawancara dengan pengelola objek wisata, pemerintah dan masyarakat, dan Participatory Rural Appraisal (PRA) untuk masyarakat. Accidental dan snowball sampling untuk wisatawan. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan diskusi kelompok (FGD). Teknik uji validitas yang digunakan adalah teknik triangulasi data, yaitu menggunakan beberapa sumber data dan teknik yang berbeda dalam pengumpulannya. Hasil penelitian menunjukkan 1) Terdapat lima kelas klasifikasi potensi wisata yaitu sangat potensial, potensial, cukup potensial, kurang potensial dan sangat tidak potensial. 2) Terdapat tiga kelas klasifikasi potensi ekowisata, yaitu sangat potensial, potensial dan kurang potensial. 3) Berdasarkan hasil analisis Trend Analysis dapat ditentukan arah pengembangan ekowisata pada masing-masing obyek 4) Implementasi tema analisis Potensi dan Komunitas  
Analisis Partisipasi Masyarakat dalam Pegelolaan Sampah Rumah Tangga Melalui Bank Sampah di Kecamatan Karanganyar Kabupaten Karanganyar Tahun 2021 Rina Trie Noviandini; Mohammad Gamal Rindarjono; Pipit Wijayanti
GEADIDAKTIKA Vol 5, No 1 (2025): Geadidaktika Januari 2025
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/gea.v5i1.70810

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk : (1) mengetahui tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga melalui bank sampah, (2) faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga melalui Bank Sampah dan (3) mengetahui Pola Persebaran Nasabah Bank sampah di Kecamatan Karanganyar Kabupaten Karanganyar. Penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan spasial. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengelola dan masyarakat. Tingkat partisipasi diperoleh dengan melakukan scoring. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah analisis dokumen, wawancara dan observasi lapangan. Partisipasi masyarakat menggunakan teori Arnstein, Analisis Tetangga Terdekat (Nearest Neighbor Analysis) untuk mengetahui pola persebaran tetangga terdekat. Hasil analisis partisipasi masyarakat (1) Bank sampah yang memiliki tingkat partisipasi tertinggi di Kecamatan Karanganyar adalah Bank Sampah Mojoasri dan Bank Sampah Sumber Rejeki. bank sampah yang memiliki tingkat partisipasi rendah adalah Bank Sampah Resik Becik, dan Bank Sampah Berdikari.(2) Faktor partisipasi masyarakat adalah usia, jenis kelamin, pekerjaan, tingkat pendapatan dan lama tinggal (3) Persebaran nasabah Bank Sampah di Kecamatan Karanganyar memiliki pola mengelompok atau cluster. Tingkat Partisipasi masyarakat Theraphy, information, Placation.