Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kesiapan Kabupaten Pekalongan dalam Menerapkan Konsep Smart City Berdasarkan Garuda Smart City Model (GSCM) dan SNI ISO 37122:2019 Sahnika Andita Rahma Innayah
E-Jurnal Kajen Vol 10 No 01 (2026): Kajen:Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv100104

Abstract

Transformasi menuju smart city merupakan agenda strategis bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas layanan publik, efektivitas pemerintahan, serta kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesiapan Kabupaten Pekalongan dalam mengimplementasikan konsep smart city berdasarkan tiga enabler Garuda Smart City Model (GSCM), yaitu Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), tata kelola, dan sumber daya manusia (SDM). Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi layanan digital, serta studi dokumentasi terhadap regulasi dan rencana pembangunan daerah. Analisis kesiapan juga diperkaya dengan indikator SNI ISO 37122:2019 sebagai standar internasional pengukuran kota cerdas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kabupaten Pekalongan telah memiliki berbagai layanan publik berbasis TIK dan infrastruktur jaringan yang relatif memadai, namun integrasi sistem antarsektor masih rendah akibat perbedaan struktur data dan isu privasi. Pada aspek tata kelola, Pemerintah Kabupaten Pekalongan telah membentuk Dewan Smart City dan memiliki CIO, namun Masterplan Smart City belum ditetapkan sebagai Peraturan Bupati sehingga belum memiliki kekuatan hukum. Pada aspek SDM, seluruh OPD memiliki tenaga ahli TIK dan pemerintah aktif melakukan pelatihan, meskipun standar kompetensi belum seragam. Secara keseluruhan, kesiapan Kabupaten Pekalongan berada pada kategori “cukup siap” dengan catatan perlunya peningkatan integrasi sistem, penguatan regulasi, evaluasi kinerja smart city, serta literasi digital masyarakat. Penelitian ini memberikan rekomendasi strategis untuk mempercepat implementasi smart city secara efektif dan berkelanjutan.