Alberta Esti Handayani
Universitas Dr. Soetomo, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Time Budget Pressure dan Organizational Citizenship Behavior Terhadap Kinerja Auditor Pada Kantor Akuntan Publik di Sidoarjo dan Surabaya: Peran Tipe Kepribadian A dan B Sebagai Variabel Moderasi Rut Edelvina Br. Tamba; Alberta Esti Handayani
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 6 No. 6 (2026): Journal of Accounting and Finance Management (January - February 2026)
Publisher : DINASTI RESEARCH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jafm.v6i6.3066

Abstract

Profesi auditor memiliki peran strategis dalam menjaga kredibilitas laporan keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan ekonomi. Kinerja auditor menjadi faktor kunci dalam menentukan kualitas audit yang dihasilkan. Meningkatnya jumlah kasus pelanggaran yang melibatkan akuntan publik dan auditor dari tahun ke tahun mencerminkan adanya penurunan kinerja auditor yang tidak bisa diabaikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh time budget pressure dan organizational citizenship behavior terhadap kinerja auditor, serta menguji peran tipe kepribadian A dan B sebagai variabel moderasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh auditor yang bekerja pada Kantor Akuntan Publik yang berlokasi di Sidoarjo dan Surabaya. Sampel berjumlah 82 auditor ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan melakukan pengujian koefisien determinasi (R²), uji t, dan uji F serta moderated regression analysis (MRA) dengan bantuan perangkat lunak SPSS (Statistical Product and Service Solutions) versi 25.0. Hasil analisis data menunjukkan bahwa time budget pressure berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja auditor dan organizational citizenship behavior berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja auditor. Selain itu, tipe kepribadian A dan B tidak terbukti mampu memoderasi pengaruh time budget pressure dan organizational citizenship behavior terhadap kinerja auditor.
Evaluasi Kinerja Keuangan Dengan Metode Value for Money Pada Operasi dan Pemeliharaan SDA II Balai Besar Wilayah Sungai Brantas Dinar Yuliati; Alberta Esti Handayani; Nurhayati Nurhayati
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 6 No. 6 (2026): Journal of Accounting and Finance Management (January - February 2026)
Publisher : DINASTI RESEARCH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jafm.v6i6.3074

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode Value for Money (VFM) dalam menilai kinerja Operasi dan Pemeliharaan (OP) Sumber Daya Air II pada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengevaluasi sejauh mana pelaksanaan kegiatan operasional, seperti pembersihan alur sungai dan rehabilitasi jaringan irigasi, telah memenuhi prinsip ekonomi, efisiensi, dan efektivitas. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan melakukan analisis terhadap laporan realisasi anggaran, capaian fisik, dan rencana hasil pekerjaan. Data yang dianalisis mencakup berbagai paket pekerjaan pemeliharaan berkala, rutin, serta peningkatan sarana prasarana air baku dan jaringan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja OP SDA II BBWS Brantas telah memenuhi kriteria Value for Money secara maksimal dengan capaian rata-rata 100% pada ketiga aspek evaluasi. Secara ekonomi, pengadaan input sumber daya dilakukan tepat sesuai anggaran yang dialokasikan. Dari aspek efisiensi, rasio antara capaian fisik dan penyerapan keuangan menunjukkan produktivitas yang optimal, termasuk dalam mengelola dinamika lapangan seperti perubahan desain dan lokasi. Pada aspek efektivitas, seluruh output pekerjaan berhasil mencapai target volume teknis yang direncanakan, sehingga memberikan dampak nyata terhadap pemulihan fungsi infrastruktur sumber daya air dan pengurangan risiko bencana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan dana publik pada instansi terkait telah dilakukan secara bertanggung jawab dan berorientasi pada hasil.