Riyandi Nursumawidjaja
Universitas Indonesia Membangun

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH LIKUIDITAS, PROFITABILITAS, DAN STRUKTUR MODAL TERHADAP HARGA SAHAM PT. GARUDA INDONESIA (PERSERO) TBK (GIAA) PADA PERIODE (2016-2024) Abrar Adhariansyah; Riyandi Nursumawidjaja
Jurnal Ekonomi Bisnis Kompetif Vol 4 No 3 (2025): aktor Penentu Minat Pembelian, Kinerja Karyawan, dan Pengelolaan Hubungan Pelangg
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/bisniskompetif.v4i3.2667

Abstract

Abstract This study aims to analyze the influence of liquidity, profitability, and capital structure on the share price of PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) during the 2016–2024 period. This study uses a quantitative approach with secondary data sourced from annual financial statements and official publications of the Indonesia Stock Exchange. The research sample was determined through purposive sampling techniques, with multiple linear regression analysis methods to test the influence of Current Ratio (CR), Return on Equity (ROE), and Debt to Equity Ratio (DER) on stock prices. The test results show that partially or simultaneously, CR, ROE, and DER have a positive and significant effect on the share price of PT. Garuda Indonesia. A determination coefficient value (R²) of .950 indicates that 95% of stock price variations can be explained by the variables of liquidity, profitability, and capital structure, while the rest is influenced by other factors outside the research model. These findings confirm that fundamental financial performance has an important role in determining the valuation of a company's shares in the capital market. Keywords: Current Ratio, Return On Equity, Debt To Equity Ratio, Stock Price Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh likuiditas, profitabilitas, dan struktur modal terhadap harga saham PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) selama periode 2016–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan dan publikasi resmi Bursa Efek Indonesia. Sampel penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling, dengan metode analisis regresi linier berganda untuk menguji pengaruh Current Ratio (CR), Return on Equity (ROE), dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap harga saham. Hasil pengujian menunjukkan bahwa secara parsial maupun simultan, CR, ROE, dan DER berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham PT. Garuda Indonesia. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar .950 mengindikasikan bahwa 95% variasi harga saham dapat dijelaskan oleh variabel likuiditas, profitabilitas, dan struktur modal, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa kinerja keuangan fundamental memiliki peran penting dalam menentukan valuasi saham perusahaan di pasar modal. Kata Kunci: Current Ratio, Return On Equity, Debt to Equity Ratio, Harga Saham
PENGARUH PROFITABILITAS (ROA), PELUANG PERTUMBUHAN (PROFIT GROWTH), DAN UKURAN PERUSAHAAN (SIZE) TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (PBV) (STUDI PERUSAHAAN SEKTOR PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2017-2024) Neng Lela Nurliana Afrilia; Riyandi Nursumawidjaja; Erna Herlinawati
Jurnal Daya Saing Vol. 12 No. 2 (2026): JURNAL DAYA SAING (JDS)
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/dayasaing.v12i2.2963

Abstract

Studi ini difokuskan untuk mengevaluasi bagaimana Return on Assets (ROA), pertumbuhan laba (Profit Growth), serta skala bisnis (Size) mampu memengaruhi Price to Book Value (PBV) pada emiten bank di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang tahun 2017 hingga 2024. Melalui desain kuantitatif, data dianalisis menggunakan regresi data panel. Penentuan sampel dilakukan secara purposive sampling yang menghasilkan 23 emiten perbankan, sehingga diperoleh 184 data observasi. Berdasarkan pengujian hipotesis, ditemukan bahwa ROA maupun Profit Growth mampu meningkatkan nilai perusahaan secara parsial dan signifikan. Sebaliknya, variabel Size terbukti tidak memberikan dampak yang nyata terhadap PBV. Namun, ketika diuji secara bersama-sama, ketiga variabel independen tersebut secara simultan memengaruhi nilai perusahaan, di mana model ini mampu menjelaskan variasi data sebesar 80,3% (Adjusted R²). Hal ini mengisyaratkan bahwa pasar modal lebih menyoroti aspek fundamental, yakni kemampuan mencetak laba dan ekspansi pertumbuhan, ketimbang besaran aset perusahaan. Secara akademis, riset ini memperkaya literatur empiris terkait faktor penentu valuasi perusahaan, khususnya yang melintasi dinamika krisis pra-pandemi, masa pandemi, hingga fase pemulihan ekonomi