p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Bil Hikmah
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Struktur Narasi Dakwah pada Film Sunan Ampel: Kisah Mbah Soleh di Trans TV Septi Fadillah; Fenny Mahdaniar
Bil Hikmah: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/bhmh.v4i1.105

Abstract

Struktur narasi pada film dakwah memiliki peranan penting dalam mengefektifkan penyampaian pesan dakwah dan memberikan kesan makna yang melekat kuat pada penontonnya. Namun menyusun film dakwah dengan struktur narasi yang kuat tidaklah mudah. Penyusunan struktur narasi yang kurang baik dapat membuat pesan dakwah menjadi bias dan kurang jelas. Film Sunan Ampel: Kisah mbah Soleh memiliki struktur narasi yang kuat dalam penyampaian pesan akidah dan akhlak kepada khalayak melalui penggambaran tokoh dan alur ceritanya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur narasi yang digunakan pada film Sunan Ampel: Kisah Mbah Soleh di Trans TV dalam menyampaikan pesan akidah dan akhlak. Teori yang digunakan adalah struktur narasi Tzvetan Todorov, dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menemukan bahwa struktur narasi pesan dakwah akidah akhlak kuat tergambarkan melalui karakter masing-masing tokoh. Terdapat tokoh utama yakni Mbah Soleh yang memiliki keunikan karena digambarkan dengan dua karakter yang bertolak belakang dalam hal akidah dan akhlaknya. Pesan dakwah dijelaskan melalui kondisi keseimbangan awal dimana tokoh utama tidak menyadari dirinya mengingkari akidah dengan berbuat kerusakan di masyarakat, lalu terjadi gangguan dengan adanya tokoh dan kelompok lain yang menentang aksi jahatnya sampai pada alur puncak konflik, yakni tokoh utama kehilangan orang terdekat akibat perbuatan buruk tokoh utama. Kemudian diakhiri dengan alur penyelesaian tokoh utama yang bertobat dan mengabdikan diri untuk syiar Islam.
Representasi Pesan Empowerment-Based Charity dalam Film Sadaqah Arliana Queena; Fenny Mahdaniar
Bil Hikmah: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 4 No 2 (2026)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/bilhikmahjkpi.v4i2.151

Abstract

Penawaran gagasan dakwah ke masyarakat dapat melalui berbagai media salah satunya media film pendek di YouTube. Visualisasi pesan dakwah dapat diwakilkan pada simbol-simbol semiotika yang terangkai secara holistik dalam sebuah film. Salah satu film yang menawarkan gagasan dakwah yang transformatif mengenai sedekah adalah film “Sadaqah”. Film ini menawarkan konsep sedekah yang berbeda dari sedekah pada umumnya di masyarakat yang cenderung bersifat konsumtif. Pesan sedekah juga dibalut dalam simbol-simbol universal, sehingga cenderung dapat diterima semua kalangan tidak hanya umat Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan konsep sedekah dan semiotika untuk menangkap dan membaca secara lebih utuh tentang konsep sedekah yang disampaikan pada film pendek “Sadaqah”. Metode penelitian yang digunakan dalam kajian ini adalah kualitatif deskriptif. Analisis data menggunakan teori semiotika Rolland Barthes yang dapat mengungkap aspek makna simbol denotatif, konotatif dan mitos dalam rangkaian simbol-simbol semiotik. Hasil kajian menemukan bahwa film ini merepresentasikan konsep sedekah pemberdayaan (empowerment-based charity) dapat dengan berbagai bentuk seperti sedekah makanan, rumah tinggal, pengakuan kesetaraan sosial, sedekah pengetahuan dan mindset, sedekah keterampilan. Sehingga pemberian  sedekah dapat bernilai jangka panjang dan memberdayakan mustahik di masa depan