Valiant Lukad Perdana Sutrisno
Pendidikan Teknik Mesin, FKIP, Universitas Sebelas Maret Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Pembelajaran Praktik di Bengkel Otomotif Pendidikan Teknik Mesin Universitas Sebelas Maret Surakarta Meiditya Agung Nugroho; Valiant Lukad Perdana Sutrisno
Nozel : Jurnal Pendididikan Teknik Mesin Vol 7, No 3 (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/nozel.v7i3.104658

Abstract

Pendidikan vokasional salah satu aspek penting pendidikan di indonesia yang menekankan pembelajaran praktik untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan teoritis tetapi juga keterampilan teknis, untuk mencapai tujuan tersebut pendidikan vokasi harus didukung dengan berbagai faktor terutama yaitu ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai. Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Universitas Sebelas Maret termasuk dalam pendidikan vokasional menyediakan sarana dan prasarana untuk mendukung pembelajaran praktik namun masih terdapat keterbatasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran praktik pada mata kuliah praktik motor bakar lanjut. Penelitian ini menggunakan model evaluasi CIPP (context, input, process dan product) dengan menggunakan mixed method explanatory yaitu mengambil data kuantitatif terlebih dahulu dilanjutkan dengan pengambilan data kualitatif. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling untuk data kuantitatif sedangkan untuk data kualitatif yaitu purposive sampling dan snowball sampling. Sumber data penelitian yaitu ketua program studi, ketua tim kurikulum, dosen otomotif, kepala laboratorium, toolman dan mahasiswa otomotif. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, angket dan wawancara. Teknik validasi instrumen menggunakan validasi isi dengan menanyakan pendapat kepada ahli (expert judgement) serta menggunakan aplikasi SPSS untuk uji validitas dan reliabilitas. Keabsahan data pada penelititan ini menggunakan teknik triangulasi metode. Teknik analisis data kuantitatif menggunakan rentang kategori menurut Saifudin Azwar sedangkan analisis data kualitatif menurut Miles & Hubberman. Hasil penelitian ini menunjukkan efektivitas pada aspek context termasuk kategori sedang dengan persentase 53% , aspek input termasuk kategori tinggi dengan persentase 30%, aspek process termasuk kategori tinggi dengan persentase 43% dan aspek product termasuk kategori tinggi dengan persentase 34%.
Analisis Implementasi 5R di Bengkel Otomotif SMK Bhinneka Karya Surakarta Dede Romanzah; Valiant Lukad Perdana Sutrisno
Nozel : Jurnal Pendididikan Teknik Mesin Vol 7, No 3 (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/nozel.v7i3.104655

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui gambaran implementasi 5R di bengkel otomotif SMK Bhinneka Karya Surakarta. Penelitian ini menggunakan Mix method explanatory dengan analisis deskriptif. Data diperoleh dari observasi langsung dan wawancara, kemudian dideskripsikan dalam bentuk tulisan berdasarkan hasil pengamatan dan keterangan narasumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, pada ruang alat memiliki persentasi implementasi 80%, ruang praktik chasis memiliki persentase 80%, ruang praktik kelistrikan memiliki persentase 70%, ruang praktik engine memiliki persentase 75%, dan ruang praktik terapan otomotif memiliki persentase 75%. Dengan keseluruhan ruangan mendapatkan predikat “baik” dalam implementasi 5R. 2. Faktor utama yang menghambat implementasi prinsip 5R di bengkel otomotif SMK Bhinneka Karya Surakarta adalah dari siswa yang kurang disiplin dan keterbatasan sarana dan prasarana yang ada saat ini. Dengan hasil seperti itu penulis memiliki beberapa saran untuk evaluasi implementasi 5R di bengkel otomotif SMK Bhinneka Karya Surakarta yaitu mengintegrasikan budaya kerja 5R dalam mata Pelajaran, melakukan perbaikan dan pembaruan fasilitas.  menetapkan SOP berbasis 5R di setiap ruang praktik sebagai standar operasional yang harus ditaati oleh siswa dan tenaga pendidik, memperkuat kerja sama dengan industri mitra agar siswa lebih terpapar pada lingkungan kerja profesional yang menerapkan 5R.