Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional, Motivasi Kerja Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Kantor Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Utara: The Effect of Transformational Leadership Style, Work Motivation, and the Work Environment on Employee Performance at the Office of the General Election Commission of North Sumatra Province Giovany Silalahi; Novendi Sabas Silaen; Agustinus Aldy F. Simatupang; Kristi Endah Ndilosia Ginting; Mella Yunita
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Departemen Teknik Sipil ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini diihtiarkan untuk membedah sejauh mana corak kepemimpinan transformasional, daya gerak motivasi kerja, serta konstelasi lingkungan kerja menggurat pengaruh atas kinerja karyawan di lingkup Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara. Pijakan awal kajian ini berpangkal pada fenomena kinerja karyawan yang belum menjejak titik optimal, yang ditaksir bersumber dari minimnya pembekalan pelatihan, lesunya motivasi kerja, dan kondisi lingkungan kerja yang belum sepenuhnya bersahabat. Kajian ini mengusung ancangan kuantitatif berbalut metode deskriptif. Populasi yang dijadikan objek kajian berjumlah 83 personel, dengan teknik sampling jenuh sehingga keseluruhan populasi sekaligus berperan sebagai sampel. Penghimpunan data ditempuh lewat kuesioner, lalu diurai menggunakan regresi linier berganda berbantuan piranti SPSS. Temuan kajian memperlihatkan bahwa secara parsial, ketiga unsur — gaya kepemimpinan transformasional, motivasi kerja, dan lingkungan kerja — masing-masing menggurat pengaruh positif sekaligus signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara simultan, trio variabel bebas tersebut juga menggurat pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai Adjusted R Square menyentuh angka 0,458, yang bermakna 45,8% keragaman kinerja karyawan terjelaskan oleh ketiga variabel itu, sedangkan sisa persentase ditentukan oleh faktor lain di luar jangkauan kajian. Dapat dirangkai simpulan bahwa pendakian kinerja karyawan dapat ditempuh melalui penerapan gaya kepemimpinan transformasional yang mumpuni, pengerekan motivasi kerja, serta perekayasaan lingkungan kerja yang kondusif. Hasil kajian ini kiranya dapat menjelma bahan renungan bagi organisasi dalam mendongkrak kualitas sumber daya manusia dan kinerja karyawan secara paripurna.